AGAM, - Iyet (45) terpaksa harus berjalan kaki demi keluar dari daerahnya yang terdampak longsor di Jorong Silungkang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Palembayan, Sumatera Barat.Iyet tidak sendiri.Ia bersama Rita (40) dan anak-anak dari Jorong Silungkang melewati jalan berbukit yang rawan longsor di sebelah kanannya dan jurang dalam di sebelah kirinya.Mereka harus keluar dari kampungnya dan berjalan kaki hingga tujuh kilometer untuk mencari sembako maupun bantuan bencana./WAHYU ADITYO PRODJO Iyet (45) terpaksa harus berjalan kaki demi keluar dari daerahnya yang terdampak longsor di Jorong Silungkang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Palembayan, Sumatera Barat pada Selasa sore. Iyet tak sendiri. Ia bersama Rita (40) dan anak-anak dari Jorong Silungkang melewati jalan berbukit yang rawan longsor di sebelah kanannya dan jurang dalam di sebelah kirinya.Ia memilih tidak naik motor karena takut jalan yang dilewatinya longsor dan licin.Sejak akhir November bulan lalu, longsor terjadi di perbukitan Agam, seperti di Nagari Koto Silungkang.Tercatat, ada belasan titik longsor yang ada di Tigo Koto Silungkang.Hujan deras memperparah longsor yang terjadi di Jalan Padang Koto Gadang-Bukittinggi.Baca juga: Perjuangan Idris Selamatkan Istri dan Bayi 2 Bulan Saat Banjir Bandang Agam/WAHYU ADITYO PRODJO Sejumlah pengendara motor melintasi Jalan Padang Koto Gadang-Bukittinggi, Jorong Silungkang, Nagari Tigo Koto Silungkang, Palembayan, Agam, Sumatera Barat pada Selasa . Warga yang melintas terancam bahaya tertimbun longsor susulan dan tergelincir masuk jurang akibat jalan yang licin."Saya ambil bantuan. Kendaraan kan enggak bisa masuk," kata Iyet saat ditemui di pinggir Jalan Padang Koto Gadang-Bukittinggi pada Selasa .Ia saat itu sedang beristirahat setelah berjalan kaki sejauh tiga kilometer.Rumahnya memang tidak terkena longsoran tanah.Namun, akses menuju ke kampung sempat terputus karena longsor dan kini masih licin karena masih ada bekas-bekas longsor.Rita yang berjalan bersama Iyet pun mencari sembako.Lebih dari lima hari, Rita bersama warga Jorong Silungkang lainnya terisolasi sejak longsor menutup akses jalan.Ia mengakui sudah ada bantuan yang diberikan kepada warga kampungnya.
(prf/ega)
Akses Rawan Longsor di Agam, Warga Pilih Jalan Kaki demi Cari Sembako dan Bantuan
2026-01-11 22:36:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:57
| 2026-01-11 22:42
| 2026-01-11 21:27










































