Gempa M 4,8 Tarakan, Warga Berhamburan Keluar Gedung-Pasien RSUD Dievakuasi

2026-01-15 09:10:03
Gempa M 4,8 Tarakan, Warga Berhamburan Keluar Gedung-Pasien RSUD Dievakuasi
Gempa dangkal M 4,8 di Tarakan, Kalimantan Utara berdampak ke RSUD Jusuf SK. Warga berhamburan keluar gedung dan pasien dievakuasi.Berdasarkan video yang dibagikan BNPB, Rabu , keluarga mengevakuasi pasien keluar gedung. Keluarga pasien mendorong tempat tidur rumah sakit ke halaman RSUD.Perawat juga mendampingi keluarga pasien yang mengevakuasi pasien. Salah satu warga mengatakan gempa terasa kuat."Terasakan betul (gempa) ya Allah," ucap salah seorang warga dalam video tersebut.Perekam video menyampaikan terasa guncangan keras dari lantai 5 RSUD. Di halaman RSUD juga terlihat banyak pasien yang dievakuasi.Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan hingga saat ini pasien masih berada di halaman RSUD. Hal itu demi menghindari potensi gempa susulan."Sementara itu, pasien di RS Jusuf SK masih berada di luar gedung guna menghindari potensi bahaya jika terjadi gempa susulan," kata Abdul, dalam keterangannya.Gempa ini juga berdampak ke sejumlah fasilitas umum di antaranya dua rumah sakit rusak berat. Bandara Juwata Tarakan juga terdampak gempa, serta tiga pusat perbelanjaan dan dua rumah warga rusak."BPBD Tarakan sampai saat ini masih melakukan pendataan terkait dampak gempa Tarakan," ucap Abdul.Lihat juga Video: Kepanikan Warga Saat Gempa M 6,2 Guncang Gorontalo[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-15 09:05