Tingkatkan Pengamanan Papua oleh TNI, Menhan Berdalih Ingin Rebut Hati Rakyat

2026-01-12 04:33:16
Tingkatkan Pengamanan Papua oleh TNI, Menhan Berdalih Ingin Rebut Hati Rakyat
JAKARTA, - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, peningkatan pengamanan oleh TNI di wilayah Papua bertujuan untuk merebut hati rakyat, yang belum memiliki kesepahaman dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).“Kita akan menempatkan pasukan di Papua dan menerapkan satu metode yang kita sebut smart approach. Di mana antara soft approach, pendekatan teritorial, dan hard approach, yaitu operasi taktis, kita gabungkan,” kata Sjafrie, usai rapat tertutup dengan Komisi I di Gedung DPR RI, Senin .“Sehingga kita ingin merebut hati rakyat agar supaya mereka-mereka yang masih belum mempunyai satu kesamaan pemikiran terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita ajak untuk bersama-sama,” sambung dia.Meski begitu, Sjafrie memastikan bahwa kesiapsiagaan pertahanan terhadap ancaman taktis tetap akan menjadi hal utama yang dijalankan oleh TNI.Baca juga: Menhan Ungkap Isi Pembahasan Rapat Tertutup dengan Komisi I DPR RI dan Panglima TNIDia beralasan, langkah tersebut tetap diperlukan untuk mencegah pihak-pihak tertentu menginjak-injak kedaulatan Indonesia dan mengganggu kehidupan sosial masyarakat di Papua.“Namun demikian, dalam rangka kita menjaga kedaulatan, kita tidak ingin kedaulatan kita diinjak-injak oleh orang. Sehingga kita tetap harus bersiap siaga dan meneruskan kewaspadaan terhadap kemungkinan-kemungkinan ancaman taktis yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran kehidupan sosial masyarakat serta juga kegiatan pembangunan yang ada di Papua,” ungkap Sjafrie.Selain Papua, Sjafrie memaparkan bahwa penguatan atau peningkatan pengamanan juga akan dilakukan di wilayah Aceh dan Jakarta.“Papua serta Aceh dan Jakarta telah dikategorikan sebagai center of gravity nasional. Kita sudah menetapkan tiga center of gravity yang harus kita jamin faktor keamanannya dalam rangka menunjang kegiatan, baik itu kegiatan sosial maupun kegiatan ekonomi serta pembangunan,” kata Sjafrie.Baca juga: Pemerintah Akan Tambah Pengerahan TNI di Papua, Aceh, dan JakartaUntuk Jakarta, lanjut Sjafrie, penguatan pengamanan oleh TNI akan dilakukan dari berbagai sudut, mulai dari darat, laut, maupun udara.Kondisi serupa juga akan dilakukan di Aceh sebagai wilayah paling barat Indonesia.“Jakarta sendiri kita amankan dari 360 derajat. Baik dari pengamanan pantai, maupun pengamanan udara, serta pengamanan di darat kita lakukan,” ujar Sjafrie.“Kemudian center of gravity yang kedua adalah Aceh, sebab ini adalah bagian barat dari wilayah kita,” sambung dia.


(prf/ega)