JAKARTA, - Jembatan bailey pengganti Jembatan Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Aceh sudah selesai dipasang.Corporate Secretary PT PP (Persero) Tbk (PTPP) Joko Raharjo mengatakan pemasangan jembatan bailey dilakukan dalam waktu 12 hari."Jembatan ini juga merupakan bagian dari jalur darat penting yang menghubungkan Medan (Sumatera Utara) dan Banda Aceh (Aceh) melalui Bireuen," kata Joko, dikutip dari keterangan resmi, Selasa .Baca juga: Mudah Dibongkar Pasang, Seperti Apa Komponen Jembatan Bailey?Adapun kerusakan infrastruktur di Aceh tercatat cukup kompleks dan tersebar. Rinciannya, di Ruas Bireuen-Bener Meriah-Takengon sepanjang 103 kilometer, akses terputus akibat rusaknya Jembatan Teupin Mane serta sejumlah jembatan lain.Meliputi, Jembatan Enang-Enang, Weihni Rongka, Weihni Rongka II, Jamur Ujung, dan Alue Kulus. Selain itu, longsor besar terjadi di beberapa titik, yakni STA 15+700, 19+800, 22+100, dan 49+000.Sementara itu, di ruas utama Aceh Tamiang-Medan, dua titik longsor dengan total panjang sekitar 405 meter telah ditangani melalui penggalian, pembersihan material longsor, serta pembentukan jalur sementara.PTPP memastikan jalur ini kembali dapat dilalui dua arah secara bertahap sejak 5-15 Desember 2025.Baca juga: Sederet Keunggulan Jembatan Bailey, Mudah Dirakit dan Bongkar PasangSementara di Provinsi Sumatera Utara, penanganan difokuskan pada sejumlah ruas strategis, antara lain Batas Aceh-Saragih-Manduamas-Barus, Sibolga-Barus, Tarutung-Sipirok, hingga Padang Sidempuan.Tercatat 11 titik longsor serta beberapa jembatan terdampak, termasuk Jembatan Aek Sibundong yang menjadi akses penting antar-wilayah.Seluruh lokasi saat ini berada dalam tahap pembersihan material, galian, penimbunan, perapian badan jalan, serta proteksi lereng untuk memastikan konektivitas kembali stabil dan aman, baik bagi masyarakat maupun kendaraan logistik.Progres signifikan telah terlihat di sejumlah titik, seperti STA 12+400, STA 4+400, kawasan Hajoran, serta ruas Sibolga-Sorkam-Barus, berkat pelaksanaan pekerjaan lapangan secara paralel.Baca juga: Mulai Dipasang di Bireuen, Begini Asal-usul Jembatan Bailey"Kami memahami bahwa infrastruktur bukan sekadar jalan dan jembatan. Ini adalah akses bagi masyarakat untuk kembali ke rumah, menuju sekolah, mencari penghidupan, dan mendapatkan bantuan," ujar Joko.PTPP juga mengerahkan lebih dari 46 personel lapangan yang didukung berbagai alat berat, antara lain excavator, bulldozer, crane 60 ton, dump truck, hingga chainsaw.Seluruh sumber daya ini dikerahkan ke titik-titik paling terdampak di kedua provinsi untuk memastikan pekerjaan penanganan dapat berjalan secara paralel dan efektif.
(prf/ega)
Akhirnya, Jembatan Bailey di Bireuen Tuntas Dibangun
2026-01-12 03:45:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:55
| 2026-01-12 03:54
| 2026-01-12 02:38
| 2026-01-12 02:19
| 2026-01-12 01:33










































