Menekan Kecelakaan di Jakut: Jam Operasional Kendaraan Berat Mulai Dibatasi

2026-01-15 18:44:47
Menekan Kecelakaan di Jakut: Jam Operasional Kendaraan Berat Mulai Dibatasi
JAKARTA, – Lalu lintas kendaraan berat seperti truk trailer dan kontainer menjadi pemandangan sehari-hari di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Aktivitas yang tak pernah berhenti ini mencerminkan perputaran ekonomi di salah satu pintu utama ekspor-impor Indonesia.Namun, di balik geliat ekonomi tersebut, hadir pula risiko besar, yaitu jalan rusak, kemacetan kronis, hingga tingginya kecelakaan lalu lintas yang hampir terjadi setiap hari.Data Satlantas Polres Metro Jakarta Utara mencatat 203 kecelakaan lalu lintas sepanjang 2024, mayoritas melibatkan pengendara sepeda motor.Baca juga: Viral Pak Ogah di Semper Paksa Sopir Truk Beli Air MineralDari jumlah itu, 28 orang meninggal dunia dan 249 lainnya luka ringan. Adapun kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat tercatat dalam 29 peristiwa, dengan 12 korban meninggal dunia.Sejumlah ruas kerap menjadi titik rawan, mulai dari Jalan Raya Cilincing, Jalan Cakung Cilincing (Cacing), Jalan Yos Sudarso, Jalan RE Martadinata, Jalan Lodan Raya, hingga Jalan Akses Marunda.Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat dengan sepeda motor di Jakarta Utara, membuat warga begitu resah selama bertahun-tahun.Entin (51), salah seorang warga, mengatakan bahwa dirinya sangat resah dan terganggu dengan lalu-lalang kontainer yang melintas hampir setiap menit. Ia menyadari bahwa tinggal di dekat pelabuhan membuat kondisi tersebut sulit dihindari, meski kecelakaan kerap terjadi."Kalau kita bawa motor harus super ekstra hati-hati, oleng dikit, meleng dikit, bisa ketabrak atau jatuh ke ban kontainer itu banyak kasus dan mati di tempat," jelas salah satu warga bernama Entin (51) saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Kamis .Baca juga: Jadi Sisa Kejayaan VOC, Kasteel Batavia Kini Terkubur di Antara Truk dan SampahUntuk menekan risiko kecelakaan, Aliansi Jakarta Utara Menggugat (AJUM) mendorong pembatasan jam operasional kendaraan berat.Kebijakan ini pertama kali diberlakukan di kawasan Plumpang–Semper, yaitu larangan melintas bagi kendaraan di atas delapan ton pada pukul 06.00–09.00 WIB dan 16.00–21.00 WIB, Senin–Sabtu.Ketua AJUM, Anung, menilai kebijakan tersebut sangat efektif, terlebih di wilayah Plumpang-Semper yang rentan kecelakaan.“Sebelum diberlakukan jam operasional, hampir setiap hari ada kecelakaan. Setelah ada pembatasan, hampir bisa dibilang nihil atau zero accident,” ujarnya./ SHINTA DWI AYU Pembatasan jam operasional kendaraan berat di Jalan Raya Cilincing, Jakarta UtaraMelihat efektivitas tersebut, warga meminta kebijakan serupa diterapkan di titik-titik lain. Kini Pemkot Jakarta Utara mulai melakukan uji coba pembatasan jam operasional di Jalan Raya Cilincing sejak Senin .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-15 18:53