Arema FC Incar Kanjuruhan Jadi Zona Ekonomi UMKM Malang

2026-01-12 06:40:04
Arema FC Incar Kanjuruhan Jadi Zona Ekonomi UMKM Malang
MALANG, - MALANG, – Upaya Arema FC menjadikan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sebagai kawasan ekonomi berbasis kolaborasi klub, UMKM, dan suporter memasuki tahap penting. Inisiatif tersebut menarik perhatian pemerintah pusat, yang menurunkan tim dari tiga kementerian untuk meninjau langsung rencana pengembangan kawasan stadion.General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan klub tidak hanya mengajukan pengelolaan stadion sebagai fasilitas pertandingan, tetapi ingin membangun kawasan ekonomi baru yang tumbuh dari aktivitas masyarakat."Pengembangan potensi ekonomi kawasan stadion akan dilakukan dengan berkolaborasi bersama komponen UMKM lokal, termasuk komunitas fans," ujar Yusrinal kepada Kompas.com, Kamis siang.Ia menegaskan stadion adalah aset besar bagi Malang Raya, bukan hanya bagi kompetisi Super League 2025-2026."Kami sangat serius untuk bisa mengelola aset ini. Terima kasih kepada pemerintah pusat, utamanya Kemenpora, Kemendagri, Kementerian UMKM, dan Pemkab Malang atas dukungannya," ujarnya.Baca juga: Soal IPO Persib Bandung, Pengamat: Harga Saham Ikut Kinerja Keuangan, Bukan Prestasi KlubKunjungan Kemenkop UMKM, Kemendagri, dan Kemenpora pada Rabu dilakukan sebagai tindak lanjut implementasi MoU Tiga Menteri mengenai percepatan industri olahraga dan wirausaha lokal.Tenaga Ahli Menteri UMKM, Budi Setiawan, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Arema FC."Kami mengapresiasi Arema FC yang merespons MoU 3 Menteri ini dengan cepat untuk inisiasi mengelola stadion dan kawasan Kanjuruhan. Paparan manajemen cukup komprehensif dan on progress," ucapnya.Budi menambahkan pemerintah akan mendampingi klub dalam proses pengelolaan aset."Kementerian UMKM akan melakukan pendampingan kepada Arema FC untuk mendapatkan hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan dan kawasannya melalui program holding UMKM," ujarnya.Baca juga: Pajak Dukung Sepak Bola Indonesia Mendunia, Harap Timnas Bisa Tembus Piala Dunia 2026Sekretaris Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Fitri Rinaldi, melihat peluang besar jika Kanjuruhan dikelola secara profesional."Dari diskusi yang terjadi, terlihat potensi yang sangat menjanjikan apabila Stadion Kanjuruhan dikelola dengan baik. Ini adalah upaya optimalisasi agar aset Pemerintah Daerah lebih produktif," ujarnya.Ia berharap skema ini mampu memperkuat posisi UMKM dalam industri olahraga."Khususnya dalam meningkatkan peran pengusaha UMKM dalam ekosistem klaster olahraga, terutama sepak bola," kata Fitri Rinaldi.


(prf/ega)