Heboh Isu Warung Bakso Remaja Gading, Wali Kota Solo Akui Salah Tata Kelola

2026-01-12 11:22:20
Heboh Isu Warung Bakso Remaja Gading, Wali Kota Solo Akui Salah Tata Kelola
SOLO, - Warung bakso Remaja Gading di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah dipastikan halal.Hal ini diketahui setelah hasil uji sampel bakso yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Solo keluar pada Selasa .Berdasarkan pemeriksaan laboratorium, tidak ditemukan kandungan bahan non-halal pada bakso.Baca juga: Tegaskan Bakso Remaja Gading Halal, Wali Kota Solo Minta MaafSebelumnya, temuan awal dugaan penggunaan bahan non-halal di warung tersebut berdasarkan hasil monitoring rutin tim pangan Pemkot Solo pada sejumlah warung makan dan tempat kuliner.Saat dihampiri petugas gabungan, pemilik warung menyebut bahwa ada bahan non-halal yang digunakan di bakso tersebut.Kepala Dispangtan Solo, Wahyu Kristina, mengatakan warung bakso Remaja Gading boleh beroperasi kembali setelah ditutup sementara untuk menunggu hasil pemeriksaan keluar."Hasilnya negatif. Setelah ini (warung bakso Remaja Gading) boleh buka kembali," kata Ina, sapaan Wahyu Kristina, saat dihubungi wartawan, Selasa .Ina menambahkan, Pemkot Solo akan memberikan pendampingan kepada warung tersebut untuk mengurus legalitas dan sertifikasi halal.Baca juga: Dari Salah Paham hingga Dinyatakan Halal, Ini Kronologi Lengkap Polemik Bakso Remaja Gading SoloProses sertifikasi halal untuk Bakso Remaja Gading langsung dikerjakan setelah hasil laboratorium keluar.“Ini langsung dikerjakan. Dari tim langsung pendampingan secepatnya,” ujar Ina.Pemilik Warung Bakso Remaja Gading, Thirthania Laura Damayanthie (22), mengaku dirugikan atas isu ini. Dokumen berita acara monitoring tersebut belum memiliki nomor register resmi, namun telah tersebar luas di media sosial, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.“Sebenarnya iya sih (dirugikan). Sangat disayangkan ya tiba-tiba viral,” kata Thirthania saat ditemui di rumahnya di Solo, Jawa Tengah, Selasa .Baca juga: Ngidam Bakso, Delapan Warga Malaysia Masuk Sebatik Lewat Jalur IlegalPadahal, lanjut Thirthania, warung bakso milik keluarganya sudah beroperasi sejak 1990 dan menggunakan bahan-bahan olahan halal.Thirthania merasa lega setelah hasil uji sampel bakso dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Solo keluar dan menunjukkan hasil negatif dari kandungan bahan non-halal.


(prf/ega)