Bantuan 1.000 Genset ESDM Belum Sampai ke Dusun Sejahtera Aceh, Warga: Kami Gelap Gulita 35 Hari

2026-01-16 11:23:11
Bantuan 1.000 Genset ESDM Belum Sampai ke Dusun Sejahtera Aceh, Warga: Kami Gelap Gulita 35 Hari
BENER MERIAH, - Warga Dusun Sejahtera di Desa Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, tidak mengetahui soal adanya bantuan genset oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).Sampai saat ini warga Dusun Sejahtera juga belum menerima bantuan tersebut, padahal kondisi mereka sudah 35 hari tak menikmati suplai listrik pasca dilanda banjir dan longsor. "Belum ada bantuan genset yang masuk, kami pun juga tidak tahu kalau ada bantuan genset dari Kementerian ESDM," kata warga Dusun Sejahtera, Jamaluddin saat dihubungi kompas.com, Selasa . Baca juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bener Meriah Aceh, Kedalaman 7 KmJamaluddin memastikan, warga Dusun Sejahtera sama sekali tidak mendapatkan informasi apapun mengenai adanya bantuan genset tersebut.Warga berharap dusun mereka bisa ikut kebagian dari bantuan Kementerian ESDM tersebut.  "Kalau pun sudah ada masuk ke posko desa pasti dikabarkan ke kami. Karena kalau di sana (posko) tidak mungkin mereka pakai, karena di sana lampunya nyala, di sini belum," ujarnya.Baca juga: 7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Tamiang Beres DitanganiJamaluddin mengaku, warga Dusun Sejahtera sudah sangat lama dalam kondisi gelap tanpa adanya penerangan. Saat ini mereka tidak menginginkan apapun selain listrik bisa menyala secepatnya. "Kalau kami memang belum nyala, tiang listriknya pun belum ada tanda-tanda perbaikan. Misalkan ada relawan yang mau ke arah Bener Meriah atau Takengon, tolong suruh mampir ke dusun kami ya Bang," ungkapnya. "Kami butuh bantuan genset Bang. Kami di sini jika hujan turun lebat selalu dihantui rasa was-was penuh kekhawatiran," lanjutnya. Baca juga: Prabowo Bakal Rayakan Malam Tahun Baru di Aceh Bareng WargaDiketahui, Pemerintah mengirimkan 1.000 genset ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat.Pengiriman 1.000 genset itu merupakan bagian dari upaya pemulihan listrik di daerah terdampak banjir dan longsong oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melepas pengiriman bantuan kemanusiaan berupa 1.000 unit generator set (genset) serta 3.000 unit kompor gas bagi warga terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera pada Sabtu lalu.Baca juga: Bupati Indramayu Lucky Hakim Kirim 400 Al Quran untuk Korban Bencana Aceh TamiangBahlil menyebut, bantuan genset dikirim menggunakan 5 pesawat Hercules Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), sementara bantuan kompor gas beserta kelengkapannya diberangkatkan melalui pesawat kargo.Bahlil menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak, khususnya untuk mendukung kebutuhan listrik darurat dan aktivitas memasak di posko pengungsian maupun rumah warga.Genset yang dikirim memiliki kapasitas rata-rata 5 hingga 7 kVA (Kilovolt-Ampere), yang diprioritaskan untuk mengaliri listrik ke rumah-rumah penduduk serta tenda-tenda pengungsian.Baca juga: Menjelang Ramadhan, Gubernur Mualem Minta Pusat Tangani Harga Daging di AcehDi mana satu unit genset berkapasitas 5 kVA dapat mengaliri sekitar lima hingga tujuh rumah untuk kebutuhan dasar seperti penerangan, pengisian daya, dan air. Sementara genset berkapasitas 7 kVA mampu melayani hingga sekitar 10 rumah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-16 09:53