– Nur Aini (38) harus menerima kenyataan bahwa kariernya sebagai guru aparatur sipil negara (ASN) berakhir setelah ia dijatuhi sanksi pemecatan.Hal itu terjadi setelah Nur Aini mengeluhkan jarak sekolah tempatnya mengajar dengan kediamannya yang dinilai terlalu jauh.Untuk diketahui, Nur Aini mengajar di SDN II Mororejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang berada di kawasan pegunungan kaki Gunung Bromo.Ia harus menempuh perjalanan sejauh 114 kilometer pulang pergi (PP) setiap hari dari rumahnya di Bangil ke Tosari.“Kulo ingin pindah ke Bangil Pak, supaya dekat,” kata Nur Aini dalam sebuah video.Meski demikian, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tetap menjatuhkan sanksi kepada Nur Aini berdasarkan hasil audit kehadiran.Baca juga: Kisah Guru Nur Aini: Curhat Jarak Mengajar 57 Km, Berujung SK PemberhentianPemecatan Nur Aini bermula setelah ia menyampaikan keluhan mengenai jauhnya jarak sekolah dengan tempat tinggalnya melalui akun TikTok milik pengacara Cak Sholeh pada Jumat .Dalam unggahan tersebut, Nur Aini menceritakan aktivitasnya mengajar karena harus berangkat sejak pukul setengah enam pagi agar bisa tiba di sekolah sekitar pukul setengah delapan.Ia juga menambahkan bahwa untuk mencapai sekolah, dirinya harus menggunakan jasa ojek atau diantar oleh suaminya.Baca juga: Takut Minum Obat Deksametason karena Isu Medsos, Guru Besar UGM Beri Penjelasan IniNur Aini kemudian berharap pemerintah daerah dapat memberikan keadilan dengan memindahkannya ke sekolah yang lebih dekat dari rumahnya.Selain itu, ia juga mengeluhkan absensinya yang kerap tercatat bolong yang menurutnya disebabkan oleh tindakan kepala sekolah.Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya tidak pernah absen atau alpa dalam menjalankan tugas sebagai guru.Saat dikonfirmasi, Cak Sholeh menyatakan bahwa ia membuat podcast tersebut karena merasa iba dengan Nur Aini yang harus menempuh jarak ratusan kilometer setiap hari untuk mengajar."Waktu datang ke sini, dia (Nur Aini) meminta agar dirinya dibantu untuk memviralkan nasibnya agar dapat pindah dekat rumahnya," ujar Cak Sholeh kepada Kompas.com, Rabu .Baca juga: Guru Besar UGM: Klorin dan Formalin di Makanan Mengancam Organ VitalCak Sholeh juga mengungkapkan bahwa rasa iba semakin mendalam setelah Nur Aini mengaku tanda tangannya dipalsukan oleh rekan guru lain untuk meminjam uang ke koperasi.
(prf/ega)
Duduk Perkara Guru Nur Aini Dipecat Usai Keluhkan Jarak Sekolah 114 Km Pulang-Pergi
2026-01-11 22:47:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:20
| 2026-01-11 21:50
| 2026-01-11 21:30
| 2026-01-11 21:29










































