46 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Hari Ini, Yogya hingga Surabaya Jadi Tujuan Favorit

2026-02-01 23:48:26
46 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Hari Ini, Yogya hingga Surabaya Jadi Tujuan Favorit
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 46.207 penumpang kereta api meninggalkan Jakarta hingga sekitar pukul 15.30 WIB pada Minggu ini untuk menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan jumlah tersebut berasal dari sejumlah stasiun keberangkatan di wilayah Daop 1 Jakarta.“Sebanyak 15.390 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, 11.782 penumpang dari Stasiun Gambir, 6.212 orang dari Stasiun Bekasi, dan sisanya dari stasiun-stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Franoto di Jakarta, Minggu.AdvertisementIa menyebutkan, untuk keberangkatan Senin , sudah tercatat 36.335 penumpang yang memesan tiket. Dari jumlah tersebut, 13.665 orang akan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 11.311 penumpang dari Stasiun Gambir, sedangkan sisanya dari stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta.“Stasiun tujuan favorit yakni Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto,” kata Franoto.Selain penumpang berangkat, KAI juga mencatat sekitar 47.114 penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada hari yang sama.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-01 23:45