Langkah Barcelona Rekrut Bek Baru Usai Andreas Christensen Cedera

2026-02-05 03:39:53
Langkah Barcelona Rekrut Bek Baru Usai Andreas Christensen Cedera
- Raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, menyiapkan langkah untuk merekrut bek baru usai Amdreas Christensen mengalami cedera.Ditambah absennya Ronald Araujo karena alasan kesehatan mental, memaksa Barcelona mempertimbangkan opsi mendatangkan bek baru pada jendela transfer Januari.Meskipun klub Catalan belum sepenuhnya memenuhi aturan Fair Play 1:1, absennya Christensen yang diperkirakan berlangsung empat bulan memungkinkan Barcelona menggunakan 80 persen gaji bek Denmark itu untuk mendaftarkan pemain baru.Melansir dari Diario Sport, Barcelona siap memproses pendaftaran cedera jangka panjang Andreas Christensen setelah robekan sebagian ACL yang dialaminya, yang akan membuatnya absen lebih dari empat bulan.Meski belum ada keputusan final, indikasinya proses administrasi akan dipercepat sebelum akhir tahun agar klub tetap bisa menambah pemain bertahan di jendela transfer Januari.Baca juga: Barcelona Bersaing dengan Atletico Rekrut Marcos Senesi dari BournemouthPelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku sangat khawatir dengan cedera Christensen.Manajer asal Jerman itu sebelumnya telah sepakat dengan manajemen olahraga untuk tidak menjual pemain, meski Ronald Araujo sedang dalam kondisi tidak ideal.Flick menekankan bahwa tindakan cepat diperlukan karena jika terjadi kemunduran lebih lanjut mulai Februari, lini pertahanan Barcelona akan sangat terancam.Dengan mendaftarkan ketidakhadiran jangka panjang Christensen, Barcelona bisa menggunakan 80 persen gaji bek Denmark tersebut untuk mendatangkan pemain pinjaman berkualitas.Klub menekankan bahwa setiap pemain baru harus serbaguna, mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek sayap, idealnya kidal atau bisa beroperasi di sisi kiri, serta memiliki kualitas untuk bersaing di tim inti.Baik Deco maupun Flick sedang mempertimbangkan opsi yang tersedia, memastikan pemain baru yang datang benar-benar bisa menambah kedalaman skuat, terutama jelang fase krusial Liga Spanyol 2025-2026 dan LaLiga.Baca juga: Barcelona Targetkan Dua Bek Nottingham Forest untuk Lini BelakangAFP/MIGUEL MEDINA Andreas Christensen (ketiga dari kiri) saat mencetak gol dalam laga PSG vs Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions 2023-2024 di Stadion Parc des Princes, Kamis dini hari WIB. (Photo by Miguel MEDINA / AFP)Cedera Christensen terjadi saat sesi latihan Sabtu lalu. Barcelona mengonfirmasi bek Denmark mengalami robekan sebagian ligamen anterior cruciate di lutut kiri akibat gerakan terkilir.Namun, langkah pengobatan konservatif dipilih sehingga pembedahan tidak dilakukan saat ini.“Waktu pemulihan pemain akan bergantung pada perkembangannya. Kami bersamamu, Andreas,” bunyi pernyataan resmi Barcelona.Mundo Deportivo menyebut Christensen akan absen selama tiga hingga empat bulan, meski klub sengaja tidak menetapkan batas waktu pasti.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-05 03:01