Korsel Geram Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Udaranya, Layangkan Protes

2026-01-12 07:34:57
Korsel Geram Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Udaranya, Layangkan Protes
SEOUL, – Pemerintah Korea Selatan melayangkan protes diplomatik kepada China dan Rusia pada Rabu , sehari setelah Seoul menyatakan bahwa pesawat militer kedua negara kembali memasuki zona identifikasi pertahanan udaranya, atau Korea Air Defence Identification Zone (KADIZ).Protes tersebut disampaikan kepada para atase pertahanan China dan Rusia di Seoul, menandai meningkatnya kekhawatiran terhadap frekuensi pelanggaran serupa dalam beberapa tahun terakhir.Lee Kwang-suk, Direktur Jenderal Biro Kebijakan Internasional di Kementerian Pertahanan Korea Selatan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.Baca juga: Pesawat China dan Rusia Masuki Zona Pertahanan Korsel, Jet Tempur Seoul Dikerahkan"Militer kami akan terus merespons secara aktif terhadap aktivitas pesawat negara-negara tetangga di dalam KADIZ sesuai dengan hukum internasional," ujarnya.Sehari sebelumnya, militer Korea Selatan mengatakan bahwa mereka telah mengerahkan “jet tempur untuk mengambil langkah taktis sebagai persiapan terhadap segala kemungkinan” setelah pesawat China dan Rusia terdeteksi mendekati dan kemudian memasuki KADIZ.Pesawat-pesawat tersebut telah terlihat terlebih dahulu sebelum melintasi zona identifikasi itu — area luas yang digunakan negara untuk memantau pesawat asing demi alasan keamanan, namun tidak termasuk wilayah udara nasional.Pada hari yang sama, Beijing mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang melaksanakan latihan gabungan dengan militer Rusia sesuai dengan “rencana kerja sama tahunan”.Moskwa juga menggambarkan aktivitas itu sebagai latihan rutin berdurasi delapan jam, dan menyebut bahwa “beberapa jet tempur asing mengikuti pesawat Rusia dan China” selama misi berlangsung.Baca juga: Trump Sentil Jepang dan Korsel yang Dinilai “Menguras” AS, Sindir Negara SekutuInsiden ini bukan yang pertama terjadi. Sejak 2019, China dan Rusia secara berkala menerbangkan pesawat militer ke dalam KADIZ tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dengan alasan latihan bersama.Pada November tahun lalu, Seoul juga mengerahkan jet tempur setelah lima pesawat China dan enam pesawat Rusia melintasi zona identifikasi tersebut.Insiden serupa juga tercatat pada Juni dan Desember 2023, serta pada Mei dan November 2022.Dengan rangkaian kejadian yang terus berulang, Seoul menilai aktivitas udara kedua negara tersebut berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.Baca juga: China-Rusia Buka Suara soal 9 Jet Tempur Terobos Korsel, Ada Maksud Apa?


(prf/ega)