Waka DPRD DKI Desak Solusi Permanen Atasi Penurunan Tanah di Area Rel KA Menteng

2026-01-14 09:49:35
Waka DPRD DKI Desak Solusi Permanen Atasi Penurunan Tanah di Area Rel KA Menteng
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan solusi permanen untuk mengatasi penurunan tanah yang terjadi di jalur KRL Manggarai-Sudirman. Desakan ini muncul setelah warga RW 09 Menteng, Jakarta Pusat, kembali mengeluhkan kondisi tanah yang terus amblas dan berpotensi memicu longsor di kawasan Ruang Manfaat Jalur (Rumaja) kereta.Baco mengatakan laporan warga soal penurunan tanah di Km 5+100 hingga Km 5+300 sudah berlangsung sejak lima hingga enam tahun terakhir. Namun, perbaikan yang diharapkan masyarakat tak kunjung terealisasi."Ini persoalan lama yang sebenarnya sudah sangat mendesak. Kami minta penanganannya bukan hanya sebatas pembersihan, tetapi harus ada langkah permanen untuk menjamin kestabilan tanah dan keamanan jalur," kata Baco dalam keterangan, Sabtu (22/11/2025).Menurut Baco, keluhan warga semakin menguat setelah tanah di sejumlah titik kembali turun dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pemukiman di sekitar rel. Dalam reses pekan lalu, warga RW 09 Menteng menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada Baco.Menindaklanjuti laporan itu, politisi Golkar tersebut bertemu Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin untuk menyampaikan langsung keresahan warga. Baco mengapresiasi respons cepat PT KAI dengan jajaran manajemen yang langsung ke lokasi pada Jumat (21/11).Tim KAI bersama PT KCI dan pihak Kelurahan Menteng melakukan sejumlah tindakan awal seperti meninjau titik penurunan tanah serta membersihkan tumpukan sampah yang dinilai memperparah potensi longsor dan kebakaran."Alhamdulillah KAI merespons cepat begitu laporan kami sampai. Masyarakat sudah lama menunggu kepastian penanganan," ujarnya.Meski begitu, Baco menegaskan penanganan tidak boleh berhenti pada pembersihan sampah saja. Ia meminta perbaikan turap dan stabilisasi tanah bisa segera dijadwalkan agar risiko kerusakan tidak kembali terulang."Kami ingin ada solusi permanen. Ini menyangkut keselamatan warga dan operasional kereta. Jangan sampai dibiarkan menunggu sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.Di sisi lain, Baco juga mengimbau warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai tumpukan sampah yang dibuang sembarangan turut berkontribusi pada kerentanan tanah di sekitar jalur rel."Lingkungan yang aman harus dibarengi dengan lingkungan yang sehat. Kalau bersih, risiko longsor dan penyakit bisa ditekan," ucapnya.Baco memastikan DPRD akan terus mengawal perkembangan perbaikan di jalur tersebut hingga tuntas. "Selama ada keluhan masyarakat, pasti akan kami perjuangkan," ujarnya. Sebelumnya, KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta telah merespons laporan warga soal indikasi potensi longsor di petak jalan Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman. Selain itu, dilaporkan ada tumpukan sampah yang bisa memicu kebakaran.Jajaran manajemen KAI Daop 1 Jakarta bersama tim dari PT KCI dan Pemerintah Kelurahan Menteng menertibkan objek yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar maupun perjalanan kereta api. Executive Vice President (EVP) KAI Daop 1 Jakarta, Yuskal Setiawan, mengingatkan pentingnya kondisi steril di titik Ruang Manfaat Jalur (Rumaja) KA."Dari hasil inspeksi, terlihat banyak tumpukan sampah warga yang dibuang di area terlarang Rumaja/Rumija. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu perjalanan kereta api, memicu longsor, hingga menimbulkan kebakaran," kata Yuskal, Jumat (21/11).Potensi longsor itu didapati pada beberapa titik Rumaja KA di Km 5+100 hingga Km 5+300 pada petak jalan Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman. Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Menteng Indrawan Prasetyo, Sekretaris Lurah Yulidawati, Ketua RW 09 Menteng Ahmad Amir, dan petugas PPSU.Tonton juga Video: Detik-detik Anjloknya KA Purwojaya, 2 Gerbong Belakang Keluar Rel[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 09:27