Di Tengah Lumpur Pascabanjir Sumatera, Tiga Lansia di Bireuen Bertahan dengan Obat Terbatas

2026-01-14 06:04:51
Di Tengah Lumpur Pascabanjir Sumatera, Tiga Lansia di Bireuen Bertahan dengan Obat Terbatas
- Kehidupan warga Desa Meuse, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh masih jauh dari layak pascabanjir Sumatera yang menerjang pada 26 November 2025.Banjir datang dari pagi pada hari itu, dari ketinggian beberapa sentimeter saja hingga mencapai 3 meter dan menenggelamkan hampir seluruh rumah di desa tersebut.Tanpa rumah yang layak huni karena terpendam lumpur, mereka hingga kini masih bertahan di pos-pos pengungsian, termasuk 3 lansia yang mengidap penyakit kronis. Baca juga: Hidup di Pengungsian, Warga Desa Meuse Bireuen Bertahan dengan Mi Instan dan MBGSekretaris desa Zahrul Fuadi mengatakan, total warga di Meuse ada 1.024 jiwa. Dan hingga Selasa , masih sebanyak 750 warga yang bertahan di pengungsian karena rumah mereka rusak parah tertimbun lumpur.Dari ratusan warga itu, ada tiga lansia yang kondisinya sudah sangat renta dan rapuh lantaran mengidap penyakit kronis.Dalam video yang dikirimkan Fuad, tampak seorang kakek yang duduk di teras mushala, tengah mencoba untuk berdiri dengan dibantu oleh seorang lansia wanita."Itu adalah Pak Abdullah, usia 66 tahun yang menderita stroke. Dan yang membantu itu adalah Agustiana, usia 56 tahun yang menderita penyakit gula," papar Fuad kepada Kompas.com, Rabu .Kamera tampak berjalan memasuki ruangan, memperlihatkan seorang nenek tengah berbaring meringkuk di lantai, hanya beralaskan kasur tipis seadanya.Nenek tua itu terlihat melongok sebentar melihat kamera, tanpa senyum, tanda daya,"Itu adalah Ibu Aisyah, berusia 97 tahun yang sudah renta dan sudah tidak bisa bangun lagi," ujar Fuad.Menurut Fuad, ketiga lansia itu sempat dievakuasi ketika air banjir mulai meninggi."Saat air sebatas leher orang dewasa, mereka didorong anak-anaknya di atas kasur untuk dibawa ke tempat aman," cerita Fuad,Sejak bencana datang, mereka bertiga masih bertahan hidup di mushala, dengan stok obat sangat terbatas."Tim dokter berkunjung ke sini beberapa kali. Setiap berkunjung, mereka memberi stok obat untuk tiga hari saja," ujar Fuad menceritakan kondisi warga desanya.Baca juga: Kami Menunggu Hujan Reda untuk Panen, tapi Kini Sawahnya Hilang Tersapu BanjirIstimewa/Dok warga Kondisi dapur umum Desa Meuse yang sederhana.Dilansir dari Kompas.com, Selasa, sejak banjir Sumatera menerjang dan merendam hunian, sebagian besar warga desa bertahan di pengungsian hingga hari ini, hidup dengan pakaian dan menu makanan sehari-hari seadanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 04:38