Dilema Hector Souto Pilih Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk SEA Games 2025

2026-02-05 08:32:50
Dilema Hector Souto Pilih Skuad Timnas Futsal Indonesia untuk SEA Games 2025
- Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkap kondisi sulit yang ia hadapi saat menentukan daftar pemain untuk SEA Games 2025.Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, pelatih asal Spanyol itu menyampaikan bahwa proses seleksi pemain membutuhkan perhatian besar."Tidak mudah bagi batin saya dalam beberapa hari terakhir," tulis Souto.Ia menjelaskan bahwa tenggat waktu seleksi datang terlalu cepat. Situasi ini membuat proses penilaian pemain menjadi terbatas.Souto menilai keputusan yang harus diambil sebelum kompetisi dimulai telah menggeser ruang evaluasi yang biasanya dilakukan secara menyeluruh."Ketika kami diwajibkan mengambil keputusan secara tergesa-gesa dan menentukan daftar final jauh sebelum kompetisi dimulai, ruang untuk mengevaluasi dengan ketelitian dan rasa keadilan menjadi sangat terbatas, dan hal itu terutama berdampak pada mereka yang paling bekerja keras: para pemain," ungkapnya.Baca juga: Pengamat Optimistis Timnas U22 Indonesia Bisa Pertahankan Emas di SEA Games 2025Dalam penjelasannya, Souto membandingkan olahraga beregu dan individu. Menurutnya, futsal memerlukan proses pembentukan tim yang lebih panjang."Saya dapat memahami bahwa dalam olahraga individu dinamika seperti ini mungkin masih memiliki logika tertentu, namun dalam olahraga beregu situasinya berbeda: membangun sebuah tim nasional membutuhkan waktu, kebersamaan, sinergi, dan kesempatan nyata bagi semua pemain," jelasnya.Souto juga menyoroti tekanan tambahan karena daftar pemain harus diumumkan secara publik. Ia menyebut bahwa kondisi tersebut tidak selalu memberi gambaran lengkap mengenai proses seleksi.PSSI Aksi para pemain Timnas futsal Indonesia saat melawan Australia di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu .Baca juga: Timnas U22 Indonesia Vs Filipina, Modal Catatan Manis Lawan The Azkals"Penetapan tenggat waktu yang terlalu dini menciptakan situasi-situasi sensitif yang tidak pernah diinginkan oleh seorang pelatih mana pun," tambahnya.Skuad Timnas Futsal Indonesia saat ini diperkuat pemain Pro Futsal League.Beberapa nama di antaranya adalah Mochammad Iqbal, Ardiansyah Nur, dan Evan Soumilena. Meski demikian, daftar akhir untuk SEA Games 2025 belum dirilis.Souto menyampaikan rasa empatinya kepada pemain yang belum mendapat kesempatan dinilai secara penuh akibat keterbatasan waktu."Empati terbesar saya tertuju kepada para pemain yang, karena situasi ini, tidak dapat dievaluasi dengan sepenuhnya adil sebagaimana yang mereka layak dapatkan," ujarnya.Ia memuji dedikasi skuad yang sudah berlatih keras selama pemusatan latihan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-05 06:36