Suasana Natal Tidak Dirasakan, Warga Galang Dana Hiasi Kota Timika

2026-02-04 13:14:57
Suasana Natal Tidak Dirasakan, Warga Galang Dana Hiasi Kota Timika
MIMIKA, - Masyarakat Kabupaten Mimika menggalang dana untuk donasi hiasan Natal di Kota Timika, tepatnya di Tugu Perdamaian, Bundaran Timika Indah sebagai ikon daerah, Sabtu .Aksi spontanitas melalui Komunitas Lahir Besar Timika (LABETI) ini dilakukan untuk mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika agar lebih memperhatikan perayaan Hari Besar, khususnya Natal pada 25 Desember mendatang.Sejak awal Desember hingga 20 Desember 2025, suasana Natal di Kota Timika tidak dirasakan sebagian warga. Di sejumlah sudut kota, belum terlihat pemasangan ornamen khas Natal.Pantauan Kompas.com, nampak warga yang melintasi jalan di sekitar Bundaran Timika Indah, sukarela memberikan donasi.Hasilnya, pada Sabtu malam, pohon natal dan beberapa ornamen lain mulai mewarnai Tugu Perdamaian Bundaran Timika Indah.Baca juga: Keceriaan Karnaval Natal di Lumajang, Pelajar Keliling Kota Bagikan HadiahKoordinator Komunitas Labeti, Ronald Windesi mengaku terharu terhadap toleransi masyarakat Mimika yang mendukung upaya untuk menyemarakkan Natal."Ini kami lakukan mulai tadi siang. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga timika yang memberikan dukungan untuk menyemarakkan Natal ini. Kami banyak berterima kasih. Sejak 1 Desember hingga hari ini, kami tidak melihat adanya aktivitas pemasangan ornamen natal di sudut kota Timika, jadi kami inisiatif melakukan aksi ini," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu.Dia pun berharap, agar aksi yang dilakukan masyarakat tersebut dapat menjadi pengingat kepada pemerintah guna menghadirkan suasana Natal yang meriah dan penuh sukacita bagi masyarakat Mimika."Pertama, kami menghiasi Bundaran Timika Indah dan besok tidak menutup kemungkinan pemasangan juga di bundaran SP2 dan bundaran Petrosea," kata Ronald."Kami berharap, dengan kegiatan ini Pemerintah lebih memperhatikan. Karena seharusnya Pemerintah lebih berperan menyemarakkan Hari Besar Gerejawi," ujarnya lagi sembari mengucapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Dalam kesempatan itu, Ronald juga mengajak masyarakat Mimika bisa bergerak besama menghiasi Timika di momen Natal dan Tahun Baru."Mari kita sama-sama mengihasi Timika menyambut Natal dan Tahun Baru," katanya.Baca juga: Jelang Natal, Bupati Puncak Beri Peringatan Keras Kepala Kampung soal Dana Desa


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-04 11:40