Kitabisa Dukung Penggalangan Donasi Publik di Run For Solidarity HKSN 2025

2026-02-02 05:11:28
Kitabisa Dukung Penggalangan Donasi Publik di Run For Solidarity HKSN 2025
Platform filantropi Kitabisa berkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan berbagai mitra filantropi, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendukung penggalangan donasi publik dalam kegiatan Run For Solidarity.Kegiatan ini menjadi puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 sekaligus wujud solidaritas nasional bagi korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Sekitar 10 ribu simpul solidaritas dari beragam latar belakang terlibat dalam kegiatan lari dengan jarak tempuh 10 kilometer, 5 kilometer, dan 3 kilometer. Selain berolahraga, peserta juga diajak berpartisipasi dalam penggalangan donasi melalui pemindaian barcode yang terhubung dengan platform Kitabisa di sejumlah titik lokasi kegiatan.Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyampaikan apresiasi atas kuatnya kolaborasi antara pemerintah, filantropi, dunia usaha, dan masyarakat dalam membantu warga terdampak bencana di Sumatera. Ia hadir mewakili Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang berhalangan karena tengah menyalurkan bantuan langsung ke Sumatera Utara."Untuk itu, saya atas nama Kementerian Sosial mengucapkan terima kasih dan hormat setinggi-tingginya kepada filantropi, CSR dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan terlibat aktif dalam gerakan kemanusiaan ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/12/2025).Run For Solidarity digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/12). Menurut Agus Jabo, rangkaian HKSN 2025 merupakan wujud nyata kesetiakawanan sosial nasional. Dukungan yang terkumpul diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak."Kita berharap situasi segera pulih dan kehidupan masyarakat bisa kembali normal," tuturnya.Dari pelaksanaan Run For Solidarity, donasi publik yang terhimpun melalui Kitabisa tercatat mencapai Rp 371.438.062. Selain itu, kontribusi Orang Baik di Kitabisa mencapai Rp 400 juta sehingga total sementara donasi publik melalui platform tersebut mencapai Rp 771.438.062. Jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga penutupan penggalangan dana pada 25 Desember 2025.Di luar donasi publik, dukungan juga datang dari filantropi dan dunia usaha dengan total kontribusi mencapai Rp 246.739.622.220. Salah satu dukungan berasal dari perusahaan ritel UNIQLO yang menyalurkan 15.500 kaos, 6.500 pakaian, 1.000 snack box, serta donasi uang tunai sebesar Rp 1,1 miliar untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatra.Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Run For Solidarity menjadi ruang partisipasi bersama untuk menyalurkan kepedulian publik secara nyata sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sebagai jati diri bangsa Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-02 04:27