Prabowo: Kita Takkan Biarkan Korban Banjir Sumatra Pikul Beban Sendiri

2026-01-13 10:08:56
Prabowo: Kita Takkan Biarkan Korban Banjir Sumatra Pikul Beban Sendiri
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatra memikul beban sendiri. Dia memastikan pemerintah akan ikut membantu perbaikan jembatan putus hingga rumah warga yang rusak karena diterjang banjir besar."Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban," kata Prabowo saat menemui korban banjir di posko pengungsian Padang Pariaman, Sumatra Barat, Senin .Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan kabar baik bahwa cuaca telah membaik dan bantuan sudah banyak yang sampai ke wilayah terdampak. Ia juga melaporkan perkembangan pemulihan infrastruktur dasar di sejumlah daerah.AdvertisementDia menyampaikan aliran lisrik di Sumatra Barat sudah hampir 100 persen berangsur pulih. Selain itu, ketersediaan air bersih untuk masyarakat terdampak banjir juga tengah dibenahi."Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Insyallah kita akan perbaiki semuanya, rumah-rumah yang rusak akan kita bantu," tutur Prabowo."Alhamdulillah!" ucap warga terdampak banjir.Prabowo mengakui bahwa sebagian kabupaten di wilayah terdampak banjir masih sulit dijangkau lewat jalur darat. Kendati begitu, pemerintah memastikan distribusi bantuan tetap berjalan melalui udara."Beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helikopter, pesawat" ujar Prabowo.Prabowo lantas berpamitan kepada para korban terdampak banjir di posko pengungsian Padang Pariaman. Dia akan kembali ke Jakarta untuk mengelola kekayaan negara demi kesejahteraan masyarakat."Saya pamit, mengecek tempat-tempat lain. Yang penting, saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara benar-benar untuk rakyat. Supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat," jelas Prabowo. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-13 08:33