Longsor Landa Humbahas Sumut, Akses Jalan Tertutup dan Listrik Mati

2026-01-12 04:23:55
Longsor Landa Humbahas Sumut, Akses Jalan Tertutup dan Listrik Mati
MEDAN, - Musibah longsor terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pakkat dan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Selasa .Akibat insiden itu, sejumlah akses jalan tertutup material longsor dan listrik padam.Wakapolres Humbahas, Kompol Manson Nainggolan, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.Salah satu lokasi terdampak berada di arus lalu lintas di jalur Pakkat–Barus dan Pakkat–Dolok Sanggul.Lokasi di sana tertutup bebatuan dan pohon tumbang.Baca juga: Banjir dan Longsor di Tapteng-Sibolga, Jaringan Komunikasi Alami GangguanTim gabungan kemudian datang untuk membersihkannya."Untuk jalur Pakkat Onan Ganjang terdapat dua titik longsor, tetapi sudah bisa dilalui karena kami bersama instansi terkait telah melakukan pembersihan material sejak tadi malam pukul 22.00 WIB dan selesai sekitar pukul 04.00 WIB pagi," ujar Manson dalam keterangan tertulisnya, Rabu .Lalu, kata Manson, titik longsor yang masih dalam proses pembersihan ada di jalur penghubung Kabupaten Humbang Hasundutan menuju Tapanuli Tengah, tepatnya di Desa Ambobi Paranginan, Kecamatan Pakkat.Pembersihan memakan waktu lama karena hujan serta situasi tebing di lokasi yang rawan longsor.Baca juga: Update Banjir dan Longsor di Sumut: 17 Orang Meninggal dan 58 Terluka"Petugas gabungan bersama masyarakat masih terus melakukan pembersihan. Kemungkinan pekerjaan ini akan memakan waktu sedikit lebih lama. Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melintas agar bersabar dan tetap memprioritaskan keselamatan," ujarnya.Manson mengatakan, selain menutup akses jalan, longsor di Humbahas juga berdampak pada terputusnya aliran listrik di Kecamatan Pakkat.Dia meminta masyarakat bersabar sebab proses perbaikan masih terus dilakukan."Kondisi ini masih dalam penanganan pihak PLN dan provider telekomunikasi untuk mempercepat pemulihan layanan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu proses perbaikan yang sedang dilakukan," ujarnya.Di sisi lain, dia juga mengimbau warga untuk lebih hati-hati melintasi daerah yang rawan longsor, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi menimbulkan bencana susulan.Baca juga: Banjir dan Longsor di Sumut, BMKG Ingatkan Waspada Hujan 3 Hari ke Depan"Mohon masyarakat berhati-hati, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor atau sering melintasi jalan berbukit. Utamakan keselamatan dan segera laporkan ke pihak kepolisian apabila mendapati situasi darurat,” ujarnya.Humbahas merupakan wilayah kedelapan yang terdampak bencana alam dalam dua hari terakhir di Sumut.Sebelumnya, bencana banjir dan longsor juga terjadi di Kota Sibolga dan Padangsidimpuan serta Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Nias Selatan.


(prf/ega)