Murid SD Meninggal Diduga karena Bullying di Pekanbaru, Disdik: Kami Cek Kebenarannya

2026-01-12 02:59:50
Murid SD Meninggal Diduga karena Bullying di Pekanbaru, Disdik: Kami Cek Kebenarannya
PEKANBARU, - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Riau, menurunkan tim untuk mencari tahu penyebab meninggalnya seorang murid SD Negeri 108 Pekanbaru.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pihaknya melakukan pengecekan kebenaran informasi yang beredar.Sebab, isu yang beredar menyatakan bahwa korban meninggal dunia diduga karena bullying atau akibat kekerasan."Tadi malam saya bersama Pak Wali Kota Pekanbaru sudah melayat ke rumah duka. Ada guru-guru dan kepala sekolah datang semua," sebut Masykur saat diwawancarai Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin .Baca juga: Pesan Murid SD ke Ibunya Sebelum Meninggal Diduga karena Bullying di PekanbaruPemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya seorang murid SD berinisial MAR (13).Sesuai arahan dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, pagi ini Disdik Pekanbaru langsung bergerak menurunkan tim untuk mengecek kebenaran informasi yang berkembang saat ini."Kan katanya anak ini korban bullying, terus ada perkelahian dan pemukulan. Artinya, kami coba kroscek kebenarannya seperti apa. Kami tidak bisa menduga-duga," kata Masykur.Berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban, ungkap dia, korban sebelum sempat dirawat karena ada dugaan penyakit penyerta.Dokter di salah satu rumah sakit yang mengobati korban mendiagnosis bahwa korban memiliki penyakit."Ini nanti kami cek juga ke rumah sakit. Sakit apakah korban ini. Semuanya kami cek. Dari puskesmas juga kami cek karena informasinya anak ini sering berobat ke puskesmas sebelum kejadian itu. Nah, ini yang sedang kami telusuri," ujarnya.Baca juga: Murid SD di Pekanbaru Meninggal Diduga Di-Bully, Wali Kota Turun TanganSelain itu, pihaknya juga akan meminta keterangan dari wali kelas dan kepala sekolah, termasuk teman-teman sekolahnya dan orang tua korban."Semuanya kami minta keterangan untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya," tutup Masykur.Sebagaimana diberitakan, murid kelas VI SDN 108 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Riau, meninggal dunia diduga akibat bullying, Minggu .Korban berinisial MAR, meninggal dunia usai diduga di-bully teman sekelasnya di sekolahnya.Sebelum meninggal, korban bercerita kepada ibunya bahwa ia sempat ditendang kepalanya oleh teman sekolahnya.Peristiwa itu terjadi saat korban dan teman sekelasnya sedang belajar kelompok.Akibatnya, korban diduga mengalami lumpuh otak hingga meninggal dunia.Pihak keluarga korban telah menunjuk kuasa hukum untuk menangani kasus ini.


(prf/ega)