Media Asing Soroti Kebakaran Panti Werdha Manado, Kulik Tragedi Serupa di Indonesia

2026-02-02 16:59:11
Media Asing Soroti Kebakaran Panti Werdha Manado, Kulik Tragedi Serupa di Indonesia
- Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, terbakar pada Minggu malam.Insiden kebakaran panti jompo tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengonfirmasi bahwa mayoritas korban meninggal dunia ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan."Dari 16 korban ini, 15 tubuh korban hangus terbakar, sedangkan satu masih cukup utuh," ujar Alamsyah dalam rilis resmi, Senin .Tragedi ini disorot pula oleh beberapa media asing. Apa kata mereka?Baca juga: Menengok Kondisi Panti Werdha Damai Manado yang Porak-poranda, Kursi Roda Hangus, Hanya Sisa Puing Dalam artikelnya berjudul "Fire in nursing home kills 16 in Indonesia", Senin, BBC melaporkan bahwa enam belas orang dilaporkan tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka setelah kebakaran melanda sebuah panti werdha di Indonesia bagian utara.Dinas pemadam kebakaran menerima laporan kebakaran di Panti Werdha Damai yang berlokasi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu malam sekitar pukul 20.30 waktu setempat (12.30 GMT).Banyak korban ditemukan di dalam kamar mereka, menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Jimmy Rotinsulu, kepada kantor berita AFP.Jimmy menambahkan, para korban diduga merupakan penghuni lansia yang tengah beristirahat saat kebakaran terjadi.Hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Sementara api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 waktu setempat (13.30 GMT) pada Minggu malam.Otoritas menyatakan polisi tengah berupaya mengidentifikasi para korban meninggal dunia dan mengimbau keluarga korban untuk menghubungi rumah sakit tempat jenazah dibawa.Seorang pejabat setempat mengatakan banyak korban berada dalam kondisi “tidak dapat dikenali”.Steven Mokodompit, warga yang tinggal di sekitar panti jompo, termasuk di antara mereka yang membantu proses evakuasi para penghuni.Mokodompit mengatakan api sudah terlihat membakar bagian dapur panti jompo saat ia tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 waktu setempat (12.00 GMT). Dalam proses evakuasi, mereka mendengar suara ledakan dan teriakan minta tolong.“Dalam waktu lima menit saja, api sudah melalap seluruh bangunan,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-02 15:07