20 Apartemen Tertinggi di Indonesia, Bagai Hidup di Atas Awan

2026-02-05 13:51:29
20 Apartemen Tertinggi di Indonesia, Bagai Hidup di Atas Awan
JAKARTA, - Jakarta terus bersolek dengan deretan pencakar langit yang semakin menembus batas cakrawala.Tak lagi didominasi oleh gedung perkantoran, tren hunian vertikal mewah kini merambah ke ketinggian ekstrem.Memiliki unit di lantai ke-50 ke atas bukan lagi sekadar gengsi, melainkan simbol gaya hidup urban yang mapan.Baca juga: Sakura Makin Mekar di Indonesia, Para Raksasa Kuasai Proyek PrestisiusNamun, di tengah kemegahan ini, muncul pertanyaan krusial: bagaimana dinamika pasar hunian di ketinggian ini?Head of Consulting Strategic Cushman & Wakefield Indonesia, Arie Rahardjo, memberikan pandangan analitisnya.Menurutnya, pasar apartemen premium, terutama yang berada di gedung-gedung high-rise, memiliki segmen yang sangat spesifik."Pasar apartemen kelas atas saat ini sangat dipengaruhi oleh kualitas pengelolaan dan eksklusivitas. Gedung-gedung dengan ketinggian signifikan seringkali menjadi landmark yang menarik minat investor dan end-user yang mencari nilai prestise dan pemandangan kota yang tak terhalang," ujar Arief, dikutip Kompas.com, Minggu .Baca juga: 30 Pengembang dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar, PANI Nomor SatuBerdasarkan data Council on Talls and Urban Habitat (CTBUH), berikut adalah 20 apartemen tertinggi di Indonesia:Penyusunan daftar ini dilakukan dengan menyaring gedung-gedung yang memiliki fungsi utama sebagai residensial.Kami mengecualikan gedung raksasa seperti Autograph Tower atau Luminary Tower karena statusnya yang merupakan mixed-use (campuran).Gedung ini tetap menjadi "Raja" hunian vertikal murni di Indonesia sejak tahun 2014. Dengan tinggi 252 meter, gedung ini membuktikan bahwa konsep hunian klasik mewah di kawasan Kebayoran Baru tetap tak tergoyahkan oleh pendatang baru di kawasan pusat bisnis (CBD).Baca juga: 10 Pencakar Langit Tertinggi di Indonesia, Autograph Tower Nomor SatuNamun demikian, meskipun Jakarta mendominasi daftar dengan 17 gedung, Surabaya menunjukkan taringnya melalui One Icon Residences, Elitz Tower, dan Luxe Tower.Ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan minat hunian vertikal kelas atas mulai bergeser ke arah Timur.Hampir seluruh apartemen dalam daftar ini menggunakan material All-Concrete. Berbeda dengan gedung kantor yang sering menggunakan komposit baja, beton dipilih untuk apartemen karena keunggulannya dalam peredaman suara antar lantai dan ketahanan terhadap api yang lebih baik untuk hunian padat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-05 12:24