PSSI Siapkan Metode Seleksi Khusus untuk Calon Pelatih Timnas Indonesia

2026-02-04 02:09:57
PSSI Siapkan Metode Seleksi Khusus untuk Calon Pelatih Timnas Indonesia
- PSSI tengah menyiapkan mekanisme khusus dalam proses pemilihan calon pelatih Timnas Indonesia.Upaya ini dilakukan setelah kursi pelatih kepala lowong dan sorotan publik menguat usai kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memastikan bahwa federasi akan kembali menggunakan metode seleksi yang pernah diterapkan ketika memilih Luis Milla dan Shin Tae-yong.Langkah ini diharapkan membuat proses penentuan pelatih baru berjalan transparan dan terukur.Baca juga: Media Vietnam Sebut ASEAN Cup 2026 Bakal Bikin Timnas Indonesia PusingSituasi Timnas Indonesia menjadi sorotan lantaran hingga kini belum ada pelatih definitif setelah PSSI berpisah dengan Patrick Kluivert dan jajaran stafnya.Kekosongan ini juga membuat Tim Garuda dipastikan absen pada agenda FIFA Matchday November 2025.Meski Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut sudah mengantongi lima kandidat pelatih, belum satu pun nama diumumkan secara resmi.Sejumlah nama bahkan beredar luas di media sosial, mulai dari mantan pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze, hingga sosok yang dikaitkan oleh media Irlandia, Heimir Hallgrimsson.Namun, PSSI memilih tetap merahasiakan para kandidat tersebut sambil melanjutkan proses penjaringan.Zainudin Amali menegaskan bahwa saat ini PSSI masih mengumpulkan sejumlah nama pelatih untuk dinilai lebih jauh.Baca juga: Cari Direktur Teknik Baru, Ajax Dekati Penasihat Teknis Timnas IndonesiaIa menyebut Ketum PSSI telah memberi mandat kepada Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, serta Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.“Nah, mekanisme yang akan kita jalankan. Begitu ada beberapa calon, tentu kita akan nilai,” kata Zainudin di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jumat ./Pratama Yudha Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali“Ya, konon kabarnya kan Pak Ketua BTN sama Direktur Teknik yang ditugaskan untuk pencarian,” lanjutnya.Ia menambahkan bahwa prosesnya masih berjalan sehingga belum ada keputusan final.“Nah, kita akan tanya-tanya Pak Sumardji (Ketua BTN) mana nama-nama yang sudah dijaring. Masih nama-nama ya. Kemudian kita akan putuskan,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-04 00:31