Israel Dicap Musuh Terburuk Jurnalis, Pembunuh Reporter Terbanyak di Dunia

2026-01-12 05:47:50
Israel Dicap Musuh Terburuk Jurnalis, Pembunuh Reporter Terbanyak di Dunia
PARIS, - Israel mendapat gelar sebagai musuh terburuk jurnalis oleh organisasi jurnalis internasional Reporters Without Borders (RSF).Menurut catatan RSF, Israel bertanggung jawab atas hampir separuh dari seluruh jurnalis yang terbunuh di seluruh dunia sejak 1 Desember 2024 sampai 1 Desember 2025.Dalam laporan tahunannya tersebut, RSF mengatakan bahwa total jurnalis yang terbunuh di seluruh dunia mencapai 67 orang sepanjang tahun ini.Baca juga: Kritik Pemerintah Malaysia, Jurnalis Australia Diadili di ThailandDari jumlah tersebut, pasukan Israel menyumbang 43 persen, sebagaimana dilansir AFP, Selasa .Di antara jurnalis korban tewas di tangan pasukan Israel adalah 29 reporter di Gaza.Serangan paling mematikan oleh Israel terhadap jurnalis di Gaza terjadi pada 25 Agustus di sebuah rumah sakit.Dalam serangan tersebut, lima jurnalis tewas, termasuk dua kontributor untuk kantor berita internasional Reuters dan Associated Press.Baca juga: Trump Semprot Jurnalis yang Cecar Pangeran MBS soal Khashoggi, Bela Putra Mahkota SaudiSecara total, sejak dimulainya serangan Israel di Gaza pada Oktober 2023, hampir 220 jurnalis telah tewas.Sejak saat itu, RSF mengecap Israel sebagai pembunuh jurnalis terbesar di dunia selama tiga tahun berturut-turut.Sampai saat ini pun, jurnalis asing masih belum dapat bepergian ke Gaza, kecuali jika mereka mengikuti tur yang dikontrol ketat oleh militer Israel.Selain itu, RSF juga menyatakan bahwa tahun 2025 adalah tahun paling mematikan di Meksiko dalam setidaknya tiga tahun terakhir.Baca juga: Media Vietnam Kaget Line-up Indonesia vs Arab, Jurnalis Singapura Beri DukunganSetidaknya sembilan jurnalis tewas di sana, meskipun Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berjanji untuk membantu melindungi mereka.RSF juga menyoroti dua negara berbahaya bagi jurnalis berdasarkan korban tewas yani Ukraina dengan tiga korban tewas dan Sudan dengan empat korban tewas.Di sisi lain, kematian keseluruhan tahun lalu jauh lebih rendah dari puncaknya, yaitu 142 jurnalis yang tewas pada tahun 2012.Kala itu, sebagian besar jurnalis terkait dengan perang saudara Suriah.Baca juga: Jurnalis Malaysia Tuduh Indonesia Pengaruhi Sanksi FIFA, Sebut RI Takut Harimau Malaya


(prf/ega)