CILACAP, - Petani harus mengalami kerugian karena terdampak Longsor di Desa Cibeunying, Cilacap. Tanaman yang baru ia rawat sekitar sebulan itu harus raib.Kini, kondisi lahan pertanian seperti kolam lumpur. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat akan mendata kerugian untuk diusulkan kepada kementerian.Sebelumnya, bencana Longsor Cibeunying terjadi pada Kamis malam. Hingga kini, penanganan masih terus berlangsung.Bencana itu tidak hanya mengakibatkan puluhan korban jiwa dan rumah yang tertimbun material.Longsor juga sempat memicu banjir lumpur yang merusak lahan pertanian warga seluas 2 hektar di kawasan tersebut pada Sabtu malam.Baca juga: Tim SAR Disuntik Vaksin Tetanus, Pencarian Korban Longsor Cibeunying Cilacap DiperpanjangSuwarni (61), salah seorang petani, mengatakan bahwa lahan garapan yang baru berusia sekitar 36 hari tersebut tertimbun lumpur dalam semalam.Padahal, ia sudah mengeluarkan biaya pemupukan yang tidak sedikit."Usianya baru sekitar 36 hari. Saya memupuk 65 ubin atau sekitar 75 meter persegi. Pupuknya lebih dari satu kuintal, habis sekitar Rp 300 ribu," kata Suwarni yang ditemui di lokasi, Kamis .Suwarni selama ini menggarap lahan tersebut dengan sistem bagi hasil. Pemilik lahan merupakan warga dusun lain.Ia menuturkan, banjir lumpur datang mendadak setelah hujan deras.Baca juga: Tiga Orang Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Korban Longsor Cibeunying Cilacap Diperpanjang 3 HariTanah dari area longsor di atas permukiman kemudian meluncur membawa lumpur pekat yang menghantam area persawahan."Sekitar 2 hektar yang kena lumpur. Sabtu malam itu hujan, lalu tiba-tiba air bah membawa lumpur dari arah longsoran. Ada 11 orang pemilik lahan yang terdampak," jelas Suwarni.Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman mengatakan pemkab akan mendata seluruh lahan pertanian yang rusak setelah proses evakuasi rampung.Pihaknya akan mengusulkan langsung kepada kementerian soal lahan pertanian yang terdampak.Baca juga: 296 KK Korban Longsor Cibeunying Cilacap Bakal Direlokasi di Lahan 3,9 HektareSementara ini, pihaknya masih berfokus untuk mencari korban hilang, yang masih ada tiga orang."Nanti akan kami usulkan ke Pak Menteri terkait lahan pertanian yang terdampak. Saat ini kita fokus pada pencarian tiga korban dulu. Setelah itu baru kita data total kerusakan untuk diajukan bantuan," kata Syamsul.
(prf/ega)
Lahan Pertanian jadi Kolam Lumpur Usai Longsor Cibeunying Cilacap, Tanaman 36 Hari Ludes
2026-01-12 02:44:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:47
| 2026-01-12 02:45
| 2026-01-12 01:06
| 2026-01-12 00:45










































