KUPANG, - Wali Kota Kupang Christian Widodo menyiapkan dana pengaman kesehatan sebesar Rp 3 miliar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik.Dana tersebut digunakan untuk membantu pasien dalam kondisi kegawatdaruratan yang datang ke IGD namun tidak memiliki kartu BPJS, kartu BPJS-nya tidak aktif, atau tidak membawa identitas.“Mereka tetap harus ditolong terlebih dahulu, ditangani dulu, gratis. Ini salah satu cara kita meningkatkan layanan kesehatan,” kata Christian saat membuka kegiatan advokasi penyelenggaraan laboratorium kesehatan masyarakat yang berlangsung di Hotel Kristal, Selasa .Baca juga: 2 Siswa Anak Panti Asuhan Diduga Alami Perundungan, Ini kata Kepala SMPN 10 Kupang NTTHal itu, lanjut Christian, merupakan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik melalui berbagai inovasi dan cara kerja yang berbeda dari sebelumnya.Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Kupang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, termasuk melalui kebijakan-kebijakan baru yang langsung menyentuh kebutuhan warga.Baca juga: Hemat Anggaran Rp 4 Miliar, Wali Kota Kupang Tak Beli Mobil Baru dalam Satu PeriodeKebijakan itu, kata dia, mulai diberlakukan tahun 2025 ini hingga seterusnya.Christian juga menyampaikan bahwa Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) kini telah menjadi garda terdepan dalam pemeriksaan penunjang kesehatan.Dengan tarif layanan yang lebih terjangkau, sekitar 30 persen lebih murah dibandingkan laboratorium swasta, Labkesda diharapkan mampu memperluas akses pelayanan bagi masyarakat.Christian menekankan pentingnya melakukan perubahan dalam cara kerja untuk mencapai hasil yang lebih baik.Ia mengilustrasikan bahwa perubahan tidak hanya diperlukan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan dan pembangunan.“Kalau kita mau dapatkan hasil yang berbeda, kita harus melakukannya dengan cara yang berbeda,” ujarnya.Ia juga menyinggung sejumlah inovasi Pemkot Kupang yang kini telah memberi dampak nyata, seperti hadirnya Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang), pasar rakyat, pusat kreatif, dan berbagai ruang interaksi baru bagi UMKM.Dia menyebut rencana pelaksanaan car free night sebagai salah satu inovasi berikutnya yang segera diperkenalkan, membuka ruang aktivitas malam bagi warga sekaligus mendukung geliat ekonomi di kawasan Saboak.
(prf/ega)
Wali Kota Kupang Sediakan Dana Pengaman Kesehatan, Pasien Gawat Darurat Tanpa Identitas Tetap Ditolong
2026-01-12 06:38:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:47
| 2026-01-12 05:34
| 2026-01-12 04:11
| 2026-01-12 04:11










































