Warga Desak TPA Cipeucang Ditutup, DLH Tangsel: Tak Bisa Langsung, Perlu Koordinasi

2026-02-05 01:20:58
Warga Desak TPA Cipeucang Ditutup, DLH Tangsel: Tak Bisa Langsung, Perlu Koordinasi
TANGERANG SELATAN, - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan, penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang tidak bisa dilakukan secara langsung meski warga menuntut agar lokasi tersebut segera ditutup.Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Hadi Widodo, mengatakan, pihaknya masih memerlukan koordinasi lintas instansi sebelum mengambil keputusan terkait penutupan total TPA.“Ada beberapa poin tuntutan warga termasuk penutupan lokasi TPA Cipeucang. Ini tentu tidak bisa serta-merta kita langsung tutup, kita perlu koordinasi ke berbagai pihak, termasuk pimpinan,” ujar Hadi saat ditemui di Serpong, Tangsel, Senin .Baca juga: Warga Tangsel Demo di Kantor UPT, Desak TPA Cipeucang DitutupOleh sebab itu, tuntutan warga, termasuk penutupan TPA, belum bisa dipastikan kapan akan dipenuhi. Rencana relokasi TPA juga membutuhkan biaya besar.Menurut Hadi, proses penutupan maupun relokasi harus melalui tahap perencanaan yang matang.“Kita pengennya secepatnya, tapi banyak hal yang harus disiapkan. Termasuk perencanaan yang matang dan sisi penganggaran yang berpengaruh,” kata dia.DLH juga tengah menyiapkan pembebasan lahan bagi warga terdampak TPA Cipeucang. Proses ini akan dilakukan secara bertahap.“Dalam waktu dekat ini sekitar 4.000 meter yang dibebaskan, sisanya tahun depan. Totalnya sekitar 3 hektare,” kata dia.Hadi berujar, anggaran untuk pembebasan lahan mencapai sekitar Rp 50 miliar, yang mana seluruhnya bersumber dari APBD.Baca juga: Warga Serpong Minta Pemkot Tangsel Tutup TPA Cipeucang Ditutup hingga Beri Kompensasi“Total sementara sekitar Rp 50 miliar, bidangnya banyak. Kita saat ini sedang menyusun perencanaan, DPPT, appraisal, dan seterusnya,” jelas dia.Diketahui, Warga Cipeucang melakukan demo dengan membawa spanduk putih bertuliskan permintaan untuk menutup TPA Cipeucang."Tutup TPA Cipeucang!" tulis dalam spanduk yang dibawa warga ke Kantor UPT Cipeucang.Tidak hanya itu, mereka juga membawa sebuah kertas yang berisikan tuntutan warga terkait masalah TPA Cipeucang yang memberikan dampak cukup parah bagi mereka.Adapun isi tuntutan dalam kertas putih itu, yakni:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-05 00:36