JAKARTA, - Harga Bitcoin (BTC) mengalami tekanan tajam dalam 24 jam terakhir dan kembali bergerak di zona merah. Bitcoin diperdagangkan di level 86.086,39 dollar AS, turun sekitar 2,81 persen dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data CoinMarketCap, Selasa , BTC sempat mencatatkan harga terendah di 85.304,07 dollar AS dan tertinggi di 89.983,91 dollar AS.Tekanan tidak hanya terlihat dalam jangka pendek. Secara mingguan, harga Bitcoin melemah 5,00 persen. Dalam 30 hari terakhir, penurunan menyentuh 9,66 persen, sementara dalam 90 hari terakhir Bitcoin telah terkoreksi cukup dalam hingga 26,18 persen. Sepanjang tahun berjalan (year to date/YTD), Bitcoin turun 8,79 persen.Di tengah pelemahan harga, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai 1,71 triliun dollar AS, dengan volume transaksi 24 jam sebanyak 44,50 miliar dollar AS. Sementara itu kapitalisasi pasar terdilusi penuh berada di level 1,80 triliun dollar AS.Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Turun ke Kisaran 86.000 Dollar AS, Pasar Khawatir Prospek MakroDari sisi suplai, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini 19,96 juta BTC, mendekati batas maksimum suplai sebesar 21 juta BTC. Bitcoin masih menempati peringkat pertama aset kripto dengan dominasi pasar sebesar 58,54 persen, menegaskan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.Secara agregat, tekanan jual masih membayangi pasar kripto dengan mayoritas aset digital utama bergerak melemah. Ethereum (ETH), aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, diperdagangkan di level 2.951,40 dollar AS, turun 4,04 persen. Stablecoin Tether (USDT) bergerak relatif stabil di kisaran 0,9998 dollar AS, terkoreksi tipis 0,01 persen, Binance Coin (BNB) turut melemah 2,97 persen ke level 855,01 dollar AS. Sementara itu, XRP melemah 4,90 persen ke level 1,884 dollar AS. Stablecoin USD Coin (USDC) bergerak di posisi 0,9997 dollar AS, tanpa perubahan berarti. Adapun Solana (SOL) terkoreksi 3,07 persen ke posisi 126,04 dollar AS.Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Melemah, Turun ke Kisaran 88.140 Dollar AS
(prf/ega)
Bitcoin Tertekan 24 Jam Terakhir, Harga Turun 2,81 Persen ke Posisi 86.086,39 Dollar AS
2026-01-12 04:11:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:51
| 2026-01-12 04:27
| 2026-01-12 04:10
| 2026-01-12 03:14
| 2026-01-12 03:13










































