JAKARTA, - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mohammad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan menekankan soal integritas dalam proses pelayanan ibadah haji 2026.Hal itu Gus Irfan sampaikan saat bertandang ke Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat, di Bandung, dalam rangka sosialisasi kelembagaan dan konsolidasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Jumat .“Tidak boleh ada permainan sedikit pun di dalam Kementerian Haji,” ujar Gus Irfan, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat.Baca juga: Kapan Pendaftaran Petugas Haji 2026? Simak Jadwalnya dari KemenhajGus Irfan meminta agar penyelenggaraan haji tahun depan harus berjalan sukses dan bersih.Ia menyorot urgensi penyiapan lebih awal guna memastikan seluruh aspek teknis berjalan optimal.Gus Irfan mengingatkan agar proses pengawalan dilakukan secara bersih dan profesional.“Kemarin sudah diumumkan petugas haji tolong dikawal dengan bersih,” kata dia.Di sisi lain, Gus Irfan mendorong agar asrama haji menjadi lebih mandiri dengan merombak menjadi hotel sehingga dapat menghasilkan PNBP dan beroperasi tanpa bergantung pada pendanaan dari pusat.Gus Irfan menegaskan bahwa istitaah kesehatan adalah syarat wajib yang tidak boleh dilanggar.Baca juga: Link Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 2026 dari Kemenhaj, Dibuka 22 NovemberPelanggaran ketentuan ini dapat berujung pada denda dan bahkan pengurangan kuota haji Indonesia.Ia menambahkan bahwa di bandara kedatangan Arab Saudi akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara acak, dan jemaah yang dinilai tidak memenuhi istitaah akan dipulangkan.
(prf/ega)
Gus Irfan: Tidak Boleh Ada Permainan di Kementerian Haji!
2026-01-12 07:27:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:35
| 2026-01-12 07:15
| 2026-01-12 06:11
| 2026-01-12 05:40










































