Pelda Yudi Gugur Tertimbun Longsor Saat Evakuasi Korban di Padang Panjang

2026-01-12 13:41:59
Pelda Yudi Gugur Tertimbun Longsor Saat Evakuasi Korban di Padang Panjang
JAKARTA, - Anggota Subdenpom XX/E Padang Panjang, Pelda Yudi Gunardi, ditemukan meninggal dunia usai dinyatakan hilang kontak saat menjalankan tugas mengevakuasi korban banjir dan tanah longsor di wilayah Jembatan Kembar Silaing, Singgalang, Padang Panjang Barat, Padang Panjang, Sumatera Barat.Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, tim menerima informasi penemuan jenazah di Mega Mendung, Jorong Air Mancur, Nagari Singgalang, Koto, Tanah Datar pada Senin pukul 17.00 WIB.“Melalui proses identifikasi oleh Tim DVI Kota Padang Panjang, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah almarhum Yudi Gunardi, anggota Subdenpom XX/E Pomdam XX/TIB,” kata Freddy saat dikonfirmasi, Selasa .Baca juga: Mensos: 30 Dapur untuk Korban Banjir Sumatera Sajikan 80.000 Porsi MakananSetelah dimandikan dan dikafani, jenazah dibawa ke RST dr. Reksodiwiryo untuk disemayamkan sebelum diberangkatkan ke peristirahatan terakhir di Dusun Sawo III, Desa Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.“Prajurit sejati telah menunjukkan dedikasinya. Semangat, keberanian, dan pengabdian beliau akan selalu menjadi kebanggaan dan inspirasi bagi seluruh prajurit,” ungkapnya.Freddy menjelaskan bahwa tugas kemanusiaan tidak hanya menuntut ketangguhan dan keberanian, tetapi juga memiliki risiko besar yang selalu mengintai setiap langkah.“Peristiwa ini sekaligus menegaskan bahwa dedikasi prajurit TNI dalam melindungi, menolong, dan berada di garis terdepan bagi masyarakat merupakan komitmen tanpa syarat yang tidak pernah pudar,” jelas dia.Baca juga: Pilu Warga Aceh Tengah karena Banjir dan Longsor: Listrik Mati, Sembako Sulit dan MahalSebelum penemuan tersebut, Freddy menjelaskan bahwa terjadi longsor susulan yang menyebabkan Pelda Yudi tertimbun material tebing dan terseret arus lumpur.Alhasil, upaya pencarian menjadi sangat menantang bagi unsur gabungan di lapangan.Pencarian dilakukan tanpa henti oleh tim gabungan TNI, Basarnas, BPBD, Polri, dan relawan melalui penyisiran manual, penggunaan alat berat, serta evaluasi rutin terhadap titik-titik rawan.


(prf/ega)