- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan prediksi cuaca untuk beberapa wilayah di Jawa Tengah (Jateng) sepanjang Selasa .Menurut BMKG, pada hari ini Kota Semarang akan berawan dengan suhu berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius.Sedangkan Kabupaten Semarang diprediksi akan hujan ringan merata dengan suhu antara 21 hingga 28 derajat Celsius.Selain itu, BMKG juga memprediksi cuaca untuk beberapa wilayah di Jawa Tengah hari ini seperti berikut ini:Baca juga: Cara Cek Penerima BLT Kesra 2025 Rp 900.000, Masih Bisa Dicek Hari IniDilansir dari laman resminya, BMKG memprakirakan dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal akan berperan signifikan dalam memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.Pada skala global, El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi mendukung peningkatan aktivitas konveksi dan pembentukan awan hujan.Sementara itu, pada skala regional, saat ini tercatat perbedaan tekanan udara sebesar +13.9 yang menunjukkan adanya perambatan seruakan dingin (cold surge) dari Asia menuju wilayah Indonesia.Nilai Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) yang saat ini terpantau sebesar -5.3 juga berada pada kategori signifikan. Kombinasi dinamika tersebut diprakirakan memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia, terutama pada Tahun Baru 2026.Kondisi suhu muka laut yang hangat juga dapat meningkatkan potensi penambahan massa uap air di Pesisir barat dan timur Sumatra, perairan selatan Kepulauan Natuna, perairan di sekitar Kalimantan, perairan utara dan selatan Jawa, Teluk Cendrawasih, Teluk Bone, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda, dan Samudera Pasifik utara Papua.Selain itu, kombinasi antara Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di wilayah bagian utara dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Laut Jawa, Maluku, Papua Barat dan Papua Selatan yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut.Siklon tropis Grant sendiri saat ini terpantau di Samudra Hindia selatan Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum 997 hPa, dengan arah gerak ke Barat.Siklon tropis ini dapat berpotensi membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), dan pertemuan angin (konfluensi) di wilayah Samudra Hindia Barat Bengkulu, Lampung, hingga selatan Banten.Sementara itu, bibit siklon tropis 96S terbentuk di Samudra Hindia Selatan NTB dengan kecepatan maksimum 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1008 hPa, dengan arah gerak ke barat.Bibit siklon tropis ini menginduksi terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di NTB dan NTT bagian selatan.Sirkulasi siklonik juga terpantau di Laut Natuna sebelah utara Kalimantan Barat, barat Aceh yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin di Aceh, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.Kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah siklon tropis, bibit siklon tropis, dan sirkulasi siklonik.
(prf/ega)
Prakiraan Cuaca BMKG Jateng 30 Desember 2025: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Deras
2026-01-11 03:53:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:08
| 2026-01-11 02:58
| 2026-01-11 02:12
| 2026-01-11 01:42










































