Terungkap, Ternyata Ada Hubungan Intens Antara AKBP Basuki dan Dosen Perempuan yang Tewas di Hotel

2026-01-12 04:18:55
Terungkap, Ternyata Ada Hubungan Intens Antara AKBP Basuki dan Dosen Perempuan yang Tewas di Hotel
SEMARANG, - Hubungan antara AKBP Basuki dan DLL (35), dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) yang ditemukan tewas di kamar hotel di Semarang, mulai terkuak.Basuki, yang menjabat sebagai Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jawa Tengah, diduga memiliki hubungan intens dengan korban.Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengonfirmasi adanya komunikasi yang intens antara Basuki dan DLL.Baca juga: Penyebab Kematian Dosen Untag Semarang Terungkap, Sejauh Mana Keterlibatan AKBP Basuki?"Yang jelas mereka ada komunikasi dan intens. Menurut pengakuan yang bersangkutan, hubungan ini telah berlangsung sejak tahun 2020," kata Artanto, Jumat .Dugaan pelanggaran muncul karena Basuki diduga tinggal bersama DLL tanpa ikatan perkawinan yang sah."Ini merupakan suatu pelanggaran berat dari kode etik profesi polisi, karena berkaitan dengan kesusilaan dan perilaku di mata masyarakat," ujarnya.Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Saiful Anwar, menambahkan bahwa Basuki telah dikenakan hukuman penempatan khusus (Patsus).“Penempatan khusus ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemeriksaan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan AKBP B," kata Saiful.Baca juga: Dosen Untag yang Tewas di Hotel Semarang Ternyata 1 KK dengan AKBP B, Polisi Dalami HubunganPatsus merupakan langkah awal agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara profesional dan transparan."Dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.Saiful menegaskan bahwa hasil gelar perkara ini mencerminkan komitmen Polda Jawa Tengah untuk bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan anggota Polri.“Tidak ada pengecualian dalam penegakan aturan. Siapapun anggota yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan, tanpa memandang pangkat maupun jabatan,” tandasnya.Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Dwi Subagio, juga menyampaikan bahwa ia mendengar kabar bahwa DLL dan AKBP Basuki satu kartu keluarga setelah bertemu dengan mahasiswa dari kampus tempat DLL mengajar."Ini yang baru kami tahu," kata Dwi.Ia meminta masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut untuk melaporkannya kepada penyidik.


(prf/ega)