Minim Aksesibilitas, KAI Commuter Akui Fasilitas Stasiun Kampung Bandan Belum Memadai

2026-01-12 00:02:54
Minim Aksesibilitas, KAI Commuter Akui Fasilitas Stasiun Kampung Bandan Belum Memadai
JAKARTA, — Stasiun Kampung Bandan di Jalan Mangga Dua VIII No.16, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, merupakan salah satu simpul transit penting bagi pengguna Commuter Line.Stasiun ini melayani pergerakan penumpang dari dan menuju berbagai arah, mulai dari Bekasi dan Cikarang hingga Angke, Duri, dan Jakarta Kota.Namun, di balik perannya yang strategis, sejumlah pengguna mengeluhkan minimnya fasilitas aksesibilitas di stasiun yang telah berusia puluhan tahun tersebut.Tidak adanya lift maupun eskalator membuat penumpang lansia, ibu hamil, orang tua dengan anak kecil, hingga penyandang disabilitas harus mengandalkan tangga manual yang curam untuk berpindah peron.Baca juga: Napas Terengah di Stasiun Kampung Bandan, Penumpang Berjuang Taklukan Tangga yang CuramPT KAI Commuter merespons keluhan tersebut dengan menyatakan bahwa peningkatan fasilitas bagi pengguna prioritas terus diupayakan.Meski demikian, pembangunan infrastruktur besar seperti lift dan eskalator memerlukan koordinasi lintas instansi karena berada di bawah kewenangan regulator dan pengelola infrastruktur.“KAI Commuter terus meningkatkan layanan dengan menyediakan fasilitas yang ada di stasiun, seperti water station, payment gateway, kartu disabilitas, pin ibu hamil, dan layanan bagi pengguna prioritas,” ujar Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, saat dihubungi Kompas.com, Selasa .Karina menambahkan, secara ideal setiap stasiun Commuter Line memang perlu dilengkapi fasilitas aksesibilitas, seperti lift, eskalator, dan guiding block. Namun, pengembangannya harus mempertimbangkan kondisi ruang dan infrastruktur yang ada.Ketika ditanya mengenai rencana pembangunan lift atau eskalator di Stasiun Kampung Bandan, Karina menegaskan, kewenangan tersebut berada pada Kementerian Perhubungan dan PT KAI sebagai pengelola prasarana.“Untuk rencana pembangunan bisa dikonfirmasi pada Kemenhub, mengingat peran KCI sebagai operator sarana Commuter Line,” jelasnya.Sebagai solusi jangka pendek, KAI Commuter menyediakan bantuan petugas bagi pengguna prioritas.“Pengguna prioritas dapat meminta bantuan petugas saat naik atau turun tangga, terutama di stasiun yang belum memiliki fasilitas pendukung,” kata Karina.Baca juga: Ngos-ngosan di Stasiun Kampung Bandan: Tak Ada Lift dan EskalatorBibah (63), penumpang asal Jakarta Utara yang datang bersama anaknya, Fauzi (36), mengaku kerap menggunakan Stasiun Kampung Bandan. Menurut dia, kondisi akses stasiun tidak banyak berubah sejak dulu.“Dari dulu jalurnya seperti ini, harus naik-turun tangga tinggi. Kalau ramai, tambah susah karena harus ikut arus orang,” kata Bibah.Ia berharap stasiun dilengkapi eskalator atau lift agar penumpang lansia, ibu hamil, dan mereka yang membawa barang berat bisa lebih aman dan nyaman.


(prf/ega)