Panduan One Day Libur Akhir Tahun ke Pangalengan, Cek Rute dan Estimasi Biayanya

2026-02-04 20:10:52
Panduan One Day Libur Akhir Tahun ke Pangalengan, Cek Rute dan Estimasi Biayanya
– Kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu primadona destinasi wisata untuk menghabiskan libur akhir tahun 2025.Dengan suhu udara yang sejuk dan hamparan kebun teh yang hijau, Pangalengan menawarkan suasana relaksasi yang kontras dengan hiruk-pikuk kota.Jika ingin ke Pangalengan dari Jakarta, kamu sebaiknya berangkat pada malam hari agar sampai sana pada pagi hari.Baca juga: Catat, Harga Tiket Masuk dan Rute ke Taman Langit PangalenganBagi kamu yang berencana melakukan one-day trip atau perjalanan sehari saat libur akhir tahun, berikut adalah panduan rute dan estimasi biaya agar perjalanan kamu lebih efisien:Sesuai namanya, Taman Langit di Desa Lamajang seolah membawa pengunjung lebih dekat ke angkasa. Berada di ketinggian 1.700 mdpl, tempat ini merupakan surga bagi pemburu sunrise.dokumentasi pribadi Taman Langit Pangalengan Taman Langit PangalenganHamparan awan yang menyelimuti perbukitan menciptakan suasana tenang yang cocok untuk melepas penat.Bergeser ke ketinggian 1.800 mdpl, ada Wayang Windu Panenjoan yang menawarkan panorama Gunung Wayang dan Gunung Windu.Dok. Instagram @wwp1800skypark Jembatan yang melintang di tengah kebun teh dengan pemandangan asap Kawah Wayang.Dalam bahasa Sunda, "Panenjoan" berarti tempat untuk melihat, dan lokasi ini mewujudkan namanya dengan spot pandang yang sangat luas.Tutup perjalanan kamu dengan menikmati wisata air di Situ Cileunca. Berada di ketinggian 1.550 mdpl, danau ini dikelilingi hutan pinus dan perkebunan teh yang menciptakan lanskap asri.KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Pengunjung tengah melihat salah satu fasilitas penginapan di The Parabon Land yang terletak di Situ Cileunca, Kampung Parabon, Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu Jika kamu mengambil paket standar (hanya tiket masuk), berikut perkiraan biaya retribusi di akhir tahun:Mengingat tingginya animo wisatawan di akhir Desember, perhatikan beberapa hal berikut:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-04 19:48