WNA Kanada Terjatuh saat Hiking di Air Terjun Cycloop Jayapura, Tim SAR Butuh 7 Jam untuk Evakuasi

2026-01-12 14:51:53
WNA Kanada Terjatuh saat Hiking di Air Terjun Cycloop Jayapura, Tim SAR Butuh 7 Jam untuk Evakuasi
JAYAPURA, - Seorang WNA Asal Kanada bernama Kevin Martin (61) berhasil dievakuasi tim SAR Jayapura setelah terjatuh saat hiking di Air Terjun Cyclop Pos 7, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Marinus Ohoirat, menjelaskan, insiden ini terjadi saat Kevin bersama beberapa warga lainnya melakukan hiking di Air Terjun Cyclop.Namun dalam perjalanan pulang, korban terpeleset dan mengalami cedera, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. Korban yang mengalami cidera kemudian dilaporkan ke Kantor SAR Jayapura.Baca juga: Viral Keluarga Marah-marah Usai Ibu dan Bayi Meninggal di Rumah Sakit di Jayapura, RS Beri Penjelasan"Dari laporan yang kami terima, korban bersama beberapa rekannya hiking ke kawasan air terjun sekitar pukul 10.00 WIT. Namun dalam perjalanan pulang, korban terpeleset dan jatuh," katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Minggu pagi.Kejadian ini menyebabkan cedera pada tungkai atas dan Kevin Martin tidak dapat melanjutkan perjalanan," Dari laporan itu, tim SAR Jayapura langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan melibatkan unsur Korp Pasgat, UPC 119 Sentani, keluarga korban, serta masyarakat setempat.Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Medan yang terjal, dipenuhi bebatuan serta hanya ada jalur setapak sempit, membuat petugas SAR kesulitan menandu korban menuju titik aman.Baca juga: Angkutan Umum Bawa 13 Penumpang Terbakar di Jayapura, Penumpang Pecahkan KacaSetelah kurang lebih tujuh jam melakukan upaya evakuasi, korban akhirnya berhasil diturunkan dan langsung dilarikan ke RSUD Yowari. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis lebih lanjut."Proses evakuasi cukup sulit karena medan yang penuh bebatuan dan jalan setapak. Tapi akhirnya korban berhasil dibawa turun pukul 02.20 WIT dan langsung dirujuk ke RSUD Yowari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," jelasnya.


(prf/ega)