Baru 2 Bandara Pakai BTT Listrik, Kemenhub Siapkan Revisi Standar Nasional

2026-01-17 05:33:30
Baru 2 Bandara Pakai BTT Listrik, Kemenhub Siapkan Revisi Standar Nasional
JAKARTA, - Peralihan dari baggage towing tractor (BTT) diesel ke BTT listrik menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi energi dan mendukung aksi mitigasi krisis iklim di sektor transportasi udara.Untuk mempercepat transisi tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana merevisi ketentuan standarisasi BTT dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara (KP Dirjen Hubud) Nomor 635 Tahun 2015. Aturan yang berlaku saat ini masih berfokus pada standar BTT diesel berbahan bakar minyak."Justru itu kami sedang menyiapkan perubahan terkait dengan standarisasi peralatan ini, yang mana dengan kerangka acuan tadi bisa secara menyeluruh. Misalnya, terkait bilamana terjadi emergency, untuk pemadaman api akibat kebakaran dari aki baterainya ini seperti apa, ini akan menjadi bagian dari kita melengkapi daripada aturan untuk implementasi dari BTT elektrik ini," ujar Kepala Sub Direktorat Sistem Penyelenggaraan dan Pengusahaan Bandar Udara, Kementerian Perhubungan, Cece Tarya, dalam webinar, Rabu .Baca juga: BRIN: Peralihan ke BTT Listrik Pangkas Emisi Bandara hingga 31 PersenTerkait potensi limbah baterai seiring meningkatnya penggunaan BTT listrik, Kemenhub menegaskan bahwa tanggung jawab penanganan tetap dibebankan kepada operator bandara. Pengelola bandara dapat bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola limbah B3 sesuai standar nasional."Sehingga, dalam hal ini, ketentuan BTT listriknya belum menjadi detail, tetapi sudah tersuratkan di dalam KP Dirjen Hubud 635," tutur Cece.Selain transisi ke BTT listrik, upaya mitigasi krisis iklim di sektor udara juga mencakup pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Penggunaan biofuel pada pesawat serta pemasangan PLTS untuk penerangan dan prasarana transportasi menjadi bagian dari strategi Kemenhub.Langkah lainnya adalah penghijauan di sekitar bandar udara melalui penanaman pohon yang dipilih secara selektif."Ini selektif jenis pohon yang ditanamnya, untuk bagaimana supaya tidak mengundang ekosistem burung yang bisa berdampak terhadap (operasional) bandara nantinya," ucapnya.Sebelumnya, Peneliti Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN, Mohamad Ivan Aji Saputro, mengungkapkan bahwa dari total 683 bandara di Indonesia, baru dua yang menggunakan BTT listrik, yakni Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai."BTT listrik saat ini digunakan hanya di bandara-bandara besar. Temuan kami di lapangan bandara-bandara lain masih menggunakan BTT jenis diesel," ujar Ivan.Baca juga: Emisi 20 Bandara Setara 58 PLTU Batu Bara pada 2019


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hadir pula fitur Emotional Virtual Experience (EVE) yang memungkinkan pelanggan memvisualisasikan konfigurasi kendaraan secara digital dengan tampilan menyerupai foto realistis.Konsumen dapat memperoleh pengalaman VIP Delivery dalam proses serah terima kendaraan yang lebih personal sesuai waktu dan kebutuhan.Dari sisi keberlanjutan, BMW MINI Tunas Bekasi mengimplementasikan sistem pengelolaan limbah berbasis biomaterial.Limbah oli dari layanan purnajual diproses melalui filtrasi bioarik dengan struktur sarang lebah dan bakteri anaerob sehingga residu limbah dapat ditekan hingga di bawah tujuh persen.Teknologi ini digunakan untuk memastikan kualitas pengolahan limbah sesuai standar lingkungan otomotif modern.Seluruh model BMW yang dipasarkan melalui jaringan resmi mendapatkan program BMW Service Inclusive selama enam tahun, garansi lima tahun tanpa batas jarak tempuh.Baca juga: Kebutuhan Regulasi Penjualan Mobil Bekas di IndonesiaKemudian juga perlindungan ban dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun yang mencakup bantuan derek dan mobil pengganti sesuai ketentuan.Peresmian BMW, BMW M, dan MINI Tunas Bekasi menjadi flagship pertama kami di kawasan ini dan mencerminkan investasi strategis untuk memperkuat kehadiran BMW Tunas di Bekasi. Fasilitas baru ini dibangun dengan konsep Retail.Next dengan standar tinggi, kata Rico Setiawan, President Director BMW Tunas.Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan BMW Tunas dalam melayani masyarakat Bekasi dan Jakarta Timur, serta menunjukkan keseriusan kami dalam menghadirkan pengalaman ritel otomotif premium yang relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan masa kini, tambahnya.

| 2026-01-17 05:25