Menteri PPA Apresiasi Polri 'HeForShe' Awards: Beri Kesempatan ke Polwan

2026-02-03 22:41:11
Menteri PPA Apresiasi Polri 'HeForShe' Awards: Beri Kesempatan ke Polwan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Arifatul Fauzi menyampaikan apresiasi terhadap agenda Polri Award In Support For UN Women 'HeForShe' Movement 2025. Menurutnya penghargaan ini merupakan inisiatif yang baik untuk perkembangan bangsa."Kami dari Kementerian Perempuan dan Pendudukan Anak memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia atas inisiatif yang luar biasa, best practice yang sudah dilakukan di Kepolisian," ujar Arifatul Fauzi seusai penganugerahan di Hotel The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2025).Dia berharap, prestasi yang telah ditorehkan oleh para nominator bisa dicontoh oleh para petugas lainnya. Menurutnya hal ini jadi kesempatan untuk mengabdi."Ini mudah-mudahan bisa dicontoh juga oleh para yang lainnya, di mana memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara," kata dia.Selanjutnya, Arifatul mengucapkan terimakasih kepada Kapolri karena telah mau menempatkan para Polwan di jabatan strategis. Menurutnya hal itu adalah langkah baik untuk kesetaraan gender."Sekali lagi, terima kasih dan apresiasi untuk Kepolisian Republik Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada polwan-polwan untuk menduduki posisi yang strategis," katanya.Berikut Nominator Polri Award In Support of UN 'He For She' Movement 2025:Nominator Terbaik1. Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K.2. ⁠Irjen Pol Hendro Pandowo, M.Si.3. ⁠Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.4. ⁠Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.HNominator Terpilih1. Komjen Pol Drs. Imam Widodo, M.Han.2. ⁠⁠Komjen Pol Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksono, M.Si.3. ⁠Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H.4. ⁠Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.I.K.Lihat juga Video: WN Prancis Apresiasi Polri Seusai Tangkap Jambret di Sunda Kelapa[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-03 21:52