Anjungan Jakarta Tampilkan Keindahan Budaya Betawi di Parade Tari Nusantara

2026-01-17 00:30:58
Anjungan Jakarta Tampilkan Keindahan Budaya Betawi di Parade Tari Nusantara
Anjungan Provinsi DKI Jakarta turut berpartisipasi dalam Lomba Parade Tari Nusantara ke-41 yang digelar di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Keikutsertaan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengangkat, melestarikan, dan mempromosikan seni serta budaya Betawi kepada masyarakat luas.Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai sanggar seni dari seluruh Indonesia yang menampilkan tari tradisional dan kreasi daerah. Para peserta memadukan gerak tari, iringan musik, dan kostum khas budaya masing-masing, sehingga menghadirkan atraksi budaya yang kaya warna serta memberi energi positif bagi pengunjung TMII.Dalam kesempatan ini, Anjungan dan Graha Wisata DKI Jakarta menampilkan pesona budaya Betawi sebagai identitas kuat Jakarta. Melalui parade tari, para pelaku seni didorong untuk terus berkarya dan berinovasi, sekaligus mengajak masyarakat semakin mencintai dan bangga terhadap warisan budaya Betawi.Pada perhelatan tersebut, Anjungan DKI Jakarta juga membawakan karya tari kreasi baru bertajuk "Ritus Leluhur: Kearifan Nusantara" dengan judul garapan "Ritus Mangkeng". Karya ini terinspirasi dari tradisi ritual masyarakat Betawi dalam rangkaian hajatan, yang sarat akan pesan tentang keharmonisan manusia dan alam. Tarian disajikan dalam tiga suasana: magis, penuh kegembiraan, dan dinamis.Tarian tersebut memadukan gerak khas topeng Betawi seperti kewer dan selancar dengan sentuhan budaya urban. Didukung garapan profesional dari para penata tari, musik, dan kostum berpengalaman, "Ritus Mangkeng" tampil sebagai sajian seni yang kuat dan memikat, sekaligus memperkaya khazanah tari Betawi baik secara visual maupun emosional.Prestasi membanggakan pun kembali ditorehkan Anjungan DKI Jakarta pada ajang Parade Tari ke-41 tahun ini. Anjungan DKI Jakarta berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, yakni Juara Terbaik Penata Musik, Penata Tari Unggulan, Penata Rias & Busana Unggulan, serta Penata Panggung Unggulan. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata atas kualitas garapan para seniman Betawi dalam menghadirkan karya-karya yang inovatif, berkarakter kuat, serta tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya Betawi.Kepala Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata, Triatin Permanik, menyatakan kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkala dan menjadi magnet daya tarik wisata."Kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara berkala dan menjadi magnet daya tarik wisata budaya, tidak hanya bagi masyarakat Jakarta, tetapi juga wisatawan nusantara dan mancanegara," ujar Triatin, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/11/2025).Ia menambahkan partisipasi dalam ajang Parade Daerah Nusantara memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi wisata budaya yang dinamis, inklusif, dan berkelas dunia.Sajian ini membuktikan budaya Betawi mampu menjadi magnet wisata budaya sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan. Event budaya dapat menjadi salah satu unggulan daya tarik wisata Jakarta yang berkelanjutan.Dengan menghadirkan ragam pertunjukan seni berkualitas, Jakarta tidak hanya menawarkan destinasi wisata fisik, tetapi juga menyuguhkan kekayaan budaya yang menghidupkan pengalaman berwisata. Inilah yang menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata yang penuh cerita, warna, dan makna bagi siapa pun yang berkunjung.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 22:49