OPINI: Pulau Run dan Bengkulu, Cermin Lemahnya Tata Kelola Negara

2026-01-17 05:44:10
OPINI: Pulau Run dan Bengkulu, Cermin Lemahnya Tata Kelola Negara
Jakarta - Ketika negara oleh banyak pihak dianggap sedang tidak baik-baik saja, tiba-tiba penulis mendapat bacaan baru yang disampaikan oleh Dandhy Dwi Laksono dan kawan-kawan melalui bukunya yang baru: Reset Indonesia. Buku itu adalah hasil perjalanan mereka keliling Indonesia sebanyak tiga kali, pada tahun 2009, 2015, dan 2022. Dari perjalanan keliling Indonesia sudah menghasilkan beberapa film dokumenter, kali ini dalam bentuk buku. Mereka adalah empat generasi yakni Farid Gaban (Gen Boomer), Dandhy Dwi Laksono (Gen X), Yusuf Priambodo (Gen Milenial) dan Benaya Harobu (Gen Z).Membaca buku Reset Indonesia ini, selain mendapatkan potret suasana Indonesia, juga mendapat potret utuh mengenai sosiologi, budaya, dan ketimpangan ekonomi yang terjadi di daerah. Membacanya jadi terasa emosional, perasaan teraduk-duk. Hasilnya, sedih. Dengan gaya bahasa dan kemampuan bertutur disertai komparasi, analogi, serta literasi yang komprehensif, buku ini bisa membuat pembaca marah, sedih, dan terprovokasi (bila tak disebut terhasut). Karena banyak kekayaan di Indonesia yang ternyata belum menyejahterakan rakyatnya menjadi adil dan makmur sesuai dengan cita-cita Pancasila dan UU 1945, malah akan membuat marah untuk kemudian protes pada penguasa negeri ini dalam melakukan tata Kelola Indonesia. Buku ini menggugah kesadaran dan mengajak pembaca untuk melihat Indonesia dari seluruh penduduk atau wilayah negeri, untuk membangkitkan semangat membangun Indonesia yang carut-marut ini mulai dari nol.Dari bacaan tersebut, kita tentu boleh beradai-andai, bahwa semestinya kita ini negara yang kaya-raya. Bukan sekadar karena ada lagunya Koes Plus yang menyampaikan tongkat kayu dan batu jadi tanaman, tapi dalam sejarah memang kekayaan Indonesia (Nusantara atau Hindia Belanda) adalah sangat menggiurkan. Tak heran bila Belanda, tepatnya VOC (korporasi), kerasan sampai 3,5 abad menguasai jajahannya. Apa yang menarik bagi Belanda, tak lain rempah-rempah dan sumber alam lainnya.AdvertisementMari sekarang kita mencoba menguji kawan-kawan, untuk menanyakan: Tahukah Anda di mana Singapura, dan di mana Manhattan? Mungkin dianggap pertanyaan bodoh. Karena, hampir pasti sudah banyak yang tahu dan paham bahkan sering ke Singapura yang begitu majunya Begitu juga Manhattan, mesti belum tentu pernah ke sana karena jauh, tapi banyak yang tahu bahwa itu kota metropolitan yang menjadi pusat kota dari New York, Amerika. Manhattan adalah bagian kota yang membentuk New York, seperti halnya wilayah Bronx, Queens, State Island, atau Brooklyn.Nah pertanyaan lanjutannya, tahukah Anda di mana Pulau Run di Indonesia? Pulau kecil yang berada di wilayah Lautan Banda (tempat Wapres Hatta dan PM Sjahrir dibuang Belanda sebelum kemerdekaan)? Bisakah membayangkan bahwa Pulau Run itu ada di selatan Ambon? Di saat pelajaran geografi dan peta yang semakin dimanjakan google map, pengetahuan itu memang kurang, namun bisa ditelusuri. Meski mendengarnya asing.Begitu juga Bengkulu. Meski tak sesusah Pulau Run, Bengkulu karena posisinya sebagai daerah provinsi dan tempat lahirnya Ibu Fatmawati Soekarno, maka masih mudah dibayangkan. Meski belum banyak tahu bahwa provinsi Bengkulu adalah provinsi yang memiliki garis laut yang panjang sama dengan garis daratnya. Karena model wilayahnya membujur dari utara ke selatan di wilayah barat Sumatera bagian Selatan. Bengkulu berbatasan dengan banyak provinsi, mulai dari provinsi Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung di selatan. Bila dibandingkan dengan negara di dunia, misal seperti negara Chile yang garis pantainya sepanjang daratannya. Memanjang.   


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-17 04:43