Onic Cari Pro Player Mobile Legends dan Honor of Kings, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

2026-01-16 05:28:59
Onic Cari Pro Player Mobile Legends dan Honor of Kings, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
– Salah satu organisasi e-sports di Indonesia, Onic Esports, membuka lowongan untuk menjadi pemain profesional (pro player) di beberapa divisi game mereka. Ada tiga divisi yang dibuka tim "Landak Kuning", yaitu divisi Mobile Legends Bang Bang (MLBB), Cross Fire Mobile, dan Honor of Kings.Meski beda divisi, syarat utama untuk menjadi pro player di Onic Esports sama, yaitu minimal berumur 16 tahun. Selain itu, pelamar juga harus bersedia tinggal di Jakarta, tepatnya di Onic Gaming House (GH). Tempat ini menjadi pusat pelatihan sekaligus tempat tinggal para pemain profesional Onic Esports.Baca juga: Onic Esports Catat Rekor Trofi MPL ID Terbanyak Sepanjang SejarahSecara spesifik, gamer yang tertarik menjadi pro player MLBB dari Onic Esports harus memiliki rasio kemenangan (win rate) dalam game mencapai 75 persen di musim ini (Season 38). Pelamar juga diwajibkan sudah mencapai level Mythic Glory dengan perolehan 150 bintang di Season 38, dengan total bermain minimal 200 pertandingan (match). Kemudian untuk Honor of Kings, pelamar diwajibkan untuk memiliki nilai 2.000 poin untuk mode Ranked di Season 11. Untuk Cross Fire Mobile, Onic Esports tak memberikan syarat yang cukup spesifik. Namun, pelamar yang memiliki pengalaman di game first person shooter (FPS) macam Counter-Strike, Valorant, dkk akan punya nilai plus dan lebih dilirik.Selengkapnya, berikut syarat dan link pendaftaran lowongan untuk menjadi pro player Onic Esports di divisi MLBB, Cross Fire Mobile, dan Honor of Kings, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari akun resmi Onic Esports di Instagram.Baca juga: 9 Fakta di MPL ID S16, dari Onic Juara, Evos Bangkit, hingga Kegagalan RRQ Syarat lowongan pro player MLBB (link pendaftaran)Syarat lowongan pro player Cross Fire Mobile (link pendaftaran)Syarat lowongan pro player Honor of Kings (link pendaftaran)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-01-16 04:37