Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 25-26 Desember 2025, Mana Saja?

2026-02-03 07:22:56
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 25-26 Desember 2025, Mana Saja?
- Memasuki libur Natal 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca yang perlu diwaspadai masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia.Berdasarkan peringatan tersebut, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 25–26 Desember 2025, yang di sejumlah daerah juga dapat disertai angin kencang.Dalam sepekan terakhir, BMKG mencatat peningkatan signifikan Indeks Cold Surge (seruakan dingin).Kondisi ini menandakan adanya aliran udara dingin dari Benua Asia yang bergerak menuju wilayah Indonesia."Seruakan dingin tersebut memicu hujan sedang hingga lebat di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan, bersamaan dengan menguatnya angin Monsun Asia," tulis BMKG dalam keterangannya.Baca juga: Apa Itu Siklon Tropis Grant dan Apa Dampaknya bagi Indonesia?BMKG juga memprakirakan, berbagai fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal akan berperan signifikan dalam memengaruhi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.Pada skala global–regional, tercatat perbedaan tekanan udara lebih dari 10 hPa antara Gushi dan Hongkong pada 21 Desember 2025, yang mengindikasikan perambatan seruakan dingin dari Asia menuju Indonesia.Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung, terutama selama periode Natal 2025.Selain itu, suhu muka laut yang hangat berpotensi meningkatkan penguapan dan mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah perairan Indonesia.Di sisi lain, kondisi La Nina lemah turut meningkatkan potensi hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.Sementara itu, kombinasi Madden–Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer diprakirakan aktif di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, serta Selat Malaka bagian utara, yang berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.Lantas, wilayah mana saja yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 25–26 Desember 2025?Baca juga: BMKG: Ini Sejumlah Wilayah yang Berpotensi Hujan Petir Hari Ini, Warga Perlu WaspadaMengacu data "Peringatan Dini Cuaca Indonesia" yang dirilis BMKG, berikut daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 25-26 Desember 2025:1. Berikut wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat: 2. Berikut wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat: 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-03 05:06