Peti Mati Bergerak Jelang Kremasi, Saat Dibuka Semua Orang Kaget

2026-01-13 07:34:17
Peti Mati Bergerak Jelang Kremasi, Saat Dibuka Semua Orang Kaget
NONTHABURI, - Insiden tak biasa terjadi di kuil Buddha Provinsi Nonthaburi, Thailand. Seorang perempuan lanjut usia tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda hidup dari dalam peti mati yang hendak dikremasi.Peristiwa itu terjadi di Wat Rat Prakhong Tham, kuil di pinggiran Bangkok, pada Minggu .Melalui akun Facebook resminya, pihak kuil mengunggah video yang menunjukkan wanita lansia terbaring di dalam peti mati putih di atas sebuah truk pikap.Baca juga: Otopsi Kedua Juliana Marins di Brasil, Disebut Masih Hidup 32 Jam Usai JatuhDalam video tersebut, perempuan itu terlihat sedikit menggerakkan tangan dan kepalanya. Gerakan itu membuat para staf kuil yang tengah bersiap melakukan prosesi kremasi terkejut.“Saya agak terkejut, jadi saya minta petinya dibuka. Ternyata semua orang ikut kaget,” ujar Pairat Soodthoop, manajer urusan umum dan keuangan kuil, dikutip dari Associated Press, Senin .“Saya lihat dia membuka matanya sedikit dan mengetuk samping peti mati. Sepertinya dia sudah lama mengetuk,” imbuh Pairat.KUIL WAT RAT PRAKHONG THAM via AP News Dalam foto Minggu , tim penyelamat darurat mengangkut seorang wanita tua yang ditemukan masih hidup setelah dianggap meninggal ke rumah sakit setempat, sebelum dikremasi di kuil Wat Rat Prakhong Tham, provinsi Nonthaburi, Thailand.Wanita tersebut berusia 65 tahun dan berasal dari Provinsi Phitsanulok, sekitar 500 kilometer dari Bangkok.Ia dibawa oleh saudara laki-lakinya ke kuil setelah sempat dinyatakan tak lagi bernapas.Menurut keterangan Pairat, perempuan itu terbaring lemah di tempat tidur selama dua tahun akibat kesehatannya menurun.Dua hari sebelum kejadian, ia diduga meninggal dunia karena tidak menunjukkan respons maupun tanda-tanda kehidupan.Baca juga: Hilang sejak 2015, Remaja Ini Ditemukan Masih Hidup 8 Tahun KemudianSaudara laki-lakinya kemudian menempatkan perempuan itu di peti mati dan membawanya ke rumah sakit di Bangkok, yang ditunjuk sang kakak sebagai tempat mendonasikan organ tubuh bila adiknya wafat.Namun, rumah sakit menolak jenazah karena tidak dilengkapi surat keterangan kematian resmi.Si saudara laki-laki tadi akhirnya membawa peti mati itu ke Wat Rat Prakhong Tham, kuil yang menyediakan layanan kremasi gratis.Saat menjelaskan prosedur kremasi kepada keluarga, Pairat mengaku mendengar suara ketukan dari dalam peti. Ia langsung meminta peti dibuka untuk memastikan.“Saat saya sedang menjelaskan proses pengurusan surat kematian, tiba-tiba terdengar ketukan dari peti,” ujar Pairat.Setelah menyadari bahwa perempuan itu masih hidup, pihak kuil segera membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.Pairat menambahkan, kepala biara Wat Rat Prakhong Tham berjanji menanggung seluruh biaya pengobatan perempuan tersebut.Baca juga: Misteri Ratu Kripto Ruja Ignatova yang Menghilang, Apakah Masih Hidup?Sumber: Kompas.com (Penulis: Albertus Adit | Editor: Albertus Adit)


(prf/ega)