JAKARTA, - Lamborghini baru saja meluncurkan kendaraan elektrifikasi terbarunya Urus SE di Tanah Air. Model ini sekaligus menjadi mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertama di Indonesia.Lamborghini Urus SE sebelumnya sudah sempat tampil perdana di Volkswagen Group Media Night sebelum debut publik di Beijing Autoshow 2024."Urus PHEV telah diluncurkan di Beijing Autoshow. Alasannya kita memilih Beijing Autoshow adalah karena China adalah pasar strategis dan penting. Jadi, sangat penting untuk melepaskan Urus PHEV di pasar yang berbeda dengan Lamborghini," ucap Francesco Scardaoni, Regional Director of Automobili Lamborghini Asia Pacific, Minggu .Baca juga: Fakta Dibalik Nilai Jual Kembali Mobil Listrik yang Anjlok"Kemudian, pada tahun 2012, ketika kami melepaskan model Urus PHEV pertama, kami menampilkannya di Beijing, di China, pada tahun 2012. Jadi, kami ingin kembali ke sana dengan mobil yang berbeda," kata dia.kompas.com/nanda Lamborghini Urus SEModel terbaru ini hadir dengan desain yang diperbarui, peningkatan aerodinamika, teknologi kabin yang lebih mutakhir, serta tenaga 800 CV dari gabungan mesin bensin dan motor listrik.Lamborghini menyebut Urus SE menawarkan lompatan signifikan dari Urus S sebelumnya, baik dari sisi performa, kenyamanan, efisiensi, hingga pengurangan emisi, bahkan mencapai 80 persen.Kunci performa Urus SE ada pada kolaborasi dua sumber tenaganya, berdasarkan informasi dari situs resmi, mesin V8 4.0 twin-turbo yang telah dirombak dan motor listrik bertenaga 192 CV.Mesin konvensionalnya sendiri menghasilkan 620 CV dan 800 Nm, sementara motor listrik menambah dorongan hingga total 800 CV dan torsi 950 Nm.Baterai 25,9 kWh ditempatkan di bawah lantai bagasi, memberi kemampuan melaju lebih dari 60 kilometer dalam mode listrik penuh. Motor listrik ini juga memungkinkan Urus SE bergerak sebagai 4WD full electric.kompas.com/nanda Lamborghini Urus SETak kalah menarik, debut sistem electric torque vectoring terbaru di bagian tengah kendaraan, dipadukan dengan electronic limited-slip differential di belakang. Kombinasi keduanya memberi karakter oversteer on demand, layaknya supercar bermesin tengah.Hasilnya, Urus SE menjadi varian paling bertenaga sepanjang sejarah keluarga Urus. Akselerasi 0-100 km per jam tuntas dalam 3,4 detik, sedangkan 0-200 km per jam dicapai hanya 11,4 detik. Kecepatan puncaknya kini tembus 312 km per jam, menjadikannya SUV tercepat di segmennya.Secara tampilan, Lamborghini memperbarui bahasa desain Urus agar lebih agresif sekaligus efisien. Bagian depan kini memakai kap mesin model “floating” tanpa garis potong, terinspirasi dari Revuelto. Lampu depan juga mengadopsi teknologi matrix LED dengan signature baru berbentuk ekor banteng.Bagian belakang mendapat rombakan total melalui pintu bagasi model baru, diffuser yang lebih besar, serta lampu belakang bergaya Gallardo. Spoiler baru memberi tambahan downforce 35 persen pada kecepatan tinggi.Peningkatan pada ducting dan airflow membuat kemampuan pendinginan meningkat hingga 15 persen, dan pendinginan sistem rem membaik 30 persen dibanding Urus sebelumnya.Masuk ke kabin, suasana futuristik langsung terasa. Dashboard kini dibekali layar tengah 12,3 inci dengan sistem antarmuka baru yang visualnya menyerupai Revuelto. Panel instrumen digital juga berukuran sama.kompas.com/nanda Lamborghini Urus SELamborghini Centro Stile merancang ulang ventilasi AC, trim aluminium berbentuk Y, dan panel-panel baru yang memberi nuansa lebih ringan dan modern. Tombol mekanis di konsol tengah tetap dipertahankan.Baca juga: BAIC Indonesia Berencana Rakit Lokal Semua ProduknyaLewat selector tamburo, pengemudi kini dapat memilih total 11 mode berkendara. Selain enam mode standar Urus—Strada, Sport, Corsa, Neve, Sabbia, Terra Urus SE mendapat empat opsi baru dari sistem hybrid:-EV Drive: berkendara full electric hingga 60 km, kecepatan maksimal 130 km per jam.- Hybrid: keseimbangan terbaik antara mesin dan motor listrik, ideal untuk penggunaan harian.- Recharge: mengisi ulang baterai hingga 80 persen sambil tetap menjaga performa.- Performance: memaksimalkan kombinasi tenaga di segala medan, termasuk pasir dan tanah.Setiap mode turut mengubah respons suspensi udara, mulai dari ground clearance rendah 15 mm di Corsa hingga 75 mm saat sistem lifting aktif. Kalibrasi suspensi pun diperbarui untuk kenyamanan maksimal di Strada, hingga kestabilan ekstrem di Corsa.
(prf/ega)
Lamborghini Urus SE Meluncur di Indonesia
2026-01-12 06:54:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:44
| 2026-01-12 06:49
| 2026-01-12 06:32
| 2026-01-12 06:13
| 2026-01-12 05:23










































