SAMARINDA, – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan (Kesra) untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) mulai berjalan sejak Senin . Program bantuan sosial yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos) ini kini memasuki tahap distribusi di sejumlah daerah melalui kantor pos.Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kalimantan Timur, Hendra, mengatakan penyaluran BLT Kesra sudah berlangsung di tiga kabupaten/kota. “Mulai kemarin, hari Senin, sudah mulai pos melakukan penyaluran. Ada beberapa daerah yang sudah menyalurkan, termasuk Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Berau,” ujar Hendra saat dikonfirmasi, Rabu .Hendra menjelaskan bahwa tidak semua daerah langsung melakukan penyaluran karena jadwal ditentukan oleh kantor pos masing-masing.“Setiap cabang kantor pos berbeda-beda biasanya jam dan waktunya. Mereka membuat jadwal sendiri dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat,” katanya.Setiap penerima BLT Kesra mendapatkan total Rp 900.000, yang merupakan akumulasi bantuan untuk Oktober, November, dan Desember, masing-masing Rp 300.000 per bulan dan dibayarkan sekaligus.“Pembayarannya di Desember Rp 900.000. Datanya dari Kemensos, dan kami di daerah tidak bisa melihat rekapnya karena memang BNBA (by name by address) itu dari pusat,” jelas Hendra.Baca juga: BLTS Kesra Rp 900.000 di Indramayu Cair, Warga Diimbau Jangan Gunakan untuk JudolData lengkap penerima berada di kantor pos sebagai pelaksana teknis penyaluran.Beberapa Kantor Pos di Samarinda Mulai Salurkan BLTDi Kota Samarinda, sejumlah kantor pos telah membuka layanan pencairan. Warga diarahkan datang sesuai wilayah domisili.“Kalau seberang itu di kantor pos Samarinda sebrang. Yang pusat biasanya di tepian untuk wilayah Samarinda Kota dan Samarinda Ilir. Ada juga kantor pos di atas gunung dekat Widya Gama untuk wilayah Samarinda Utara,” terangnya.Ia menegaskan bahwa PKH tidak menerima jadwal resmi karena penetapan waktu dikelola langsung oleh Dinas Sosial Kota dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di lapangan.Meski alokasi dana dari pusat dikirim penuh, Hendra memprediksi penyaluran tidak dapat mencapai 100 persen akibat berbagai kondisi di lapangan.“Bisa jadi ada yang meninggal, pindah, atau sudah mampu. Jadi biasanya tidak bisa 100 persen. Tapi SP2D dari pusat ke kantor pos itu selalu 100 persen,” ujarnya.BLT Kesra akan disalurkan di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Namun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) disebut sebagai daerah dengan hambatan paling besar.“Mahulu tidak punya kantor pos aktif. Biasanya tim dari Samarinda yang turun ke sana. Biaya transportnya besar. Misalnya uang di bawah 10 juta, tapi biaya ke sana 20 juta. Jadi memang at cost tinggi,” jelas Hendra.Karena kendala tersebut, Mahulu biasanya menjadi wilayah terakhir yang menerima penyaluran BLT Kesra.Pelaksanaan penyaluran diprediksi berlangsung hingga awal atau bahkan pertengahan Desember, bergantung kesiapan kantor pos di masing-masing daerah.“Biasanya pos punya target satu minggu sampai dua minggu. Tergantung pergerakannya di lapangan,” tutur Hendra.
(prf/ega)
BLT Kesra Mulai Disalurkan di Kaltim, Warga Terima Rp 900 Ribu Sekaligus
2026-01-12 06:50:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:44
| 2026-01-12 06:42
| 2026-01-12 06:09
| 2026-01-12 05:55
| 2026-01-12 05:42










































