AS Bisa Tolak Visa karena Obesitas dan Penyakit Kronis, Apa Maksud Aturannya?

2026-01-11 15:12:54
AS Bisa Tolak Visa karena Obesitas dan Penyakit Kronis, Apa Maksud Aturannya?
- Bagi Anda yang ingin berpergian ke Amerika Serikat, ada baiknya untuk meninjau kembali kondisi kesehatan.Pasalnya, pemerintah AS baru-baru ini memberi arahan pada petugas imigrasi untuk menolak visa bagi warga asing dengan obesitas dan atau penyakit kronis lainnya.Arahan ini diberikan pada semua kedutaan dan konsulat AS di seluruh dunia.Adapun penyakit kronis tersebut di antaranya seperti masalah kardiovaskular, metabolik, neurologis, serta diabetes, kanker, dan gangguan kesehatan mental.Sebagai informasi, visa adalah dokumen izin untuk memasuki atau tinggal sementara di negara lain.Biasanya visa berupa dokumen kecil yang mencantumkan nama, nomor Paspor, tempat lahir, hingga tanggal kedaluwarsa.Baca juga: AS Batalkan Visa 6 WNA yang Disebut Merayakan Kematian Charlie KirkAlasan pemerintah AS memberlakukan kebijakan ini adalah biaya pengobatan yang mahal.Dikutip dari FoxNews, Selasa , masalah obesitas dan penyakit kronis bisa memerlukan biaya perawatan hingga ratusan ribu dollar AS yang membebani keuangan publik negara itu.Sehingga, warga negara asing perlu memiliki sumber daya dan aset ekonomi untuk menghidupi diri sendiri selama di AS.Adapun dokumen arahan itu juga memuat pertanyaan:“Apakah pemohon memiliki sumber daya keuangan yang memadai untuk menanggung biaya perawatan semacam itu sepanjang hidupnya tanpa mencari bantuan tunai publik atau perawatan institusional jangka panjang dengan biaya pemerintah?”Baca juga: 18 Negara Asia Ini Bebas Visa bagi Paspor Indonesia di 2025, Mana Saja?Menurut dokumen tersebut, kemandirian warga negara asing telah menjadi prinsip kebijakan imigrasi AS.Juru bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott mengonfirmasi adanya arahan tersebut. Dia menyebut pemerintah mengutamakan kepentingan warga AS.“Bukan rahasia lagi bahwa pemerintahan Trump menempatkan kepentingan rakyat Amerika di posisi pertama,” kata Pigott.“Ini termasuk menegakkan kebijakan yang memastikan sistem imigrasi kita tidak menjadi beban bagi pembayar pajak Amerika,” sambungnya.Baca juga: 5 Negara Eropa Ini Bebas Visa untuk Paspor Indonesia, Mana Saja?


(prf/ega)