Guardiola: Man City Punya Energi Juara, Haaland di Level Messi dan Ronaldo

2026-01-16 14:25:51
Guardiola: Man City Punya Energi Juara, Haaland di Level Messi dan Ronaldo
- Pep Guardiola yakin Manchester City kembali menemukan ritme dan energi untuk bersaing di jalur juara Premier League 2025-2026.The Citizens naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi empat kemenangan dalam lima laga terakhir dengan hasil Man City vs Bournemouth 3-1.Man City dengan prolehan 19 poin saat ini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Arsenal setelah 10 pertandingan.Meski jarak masih cukup lebar, Guardiola merasa timnya menunjukkan tanda-tanda positif yang sempat hilang musim lalu ketika mereka finis 13 poin di belakang Liverpool.“Energi yang tidak kami miliki sebelumnya, kini kami punya lagi,” ujar Guardiola dalam konferensi pers seusai pertandingan seperti dikutip dari Sky Sports.“Saya sudah merasakannya sejak Piala Dunia Antarklub, bahwa kami berada di momen yang tepat.”Baca juga: Hasil Man City Vs Bournemouth: Haaland Jadi Robot, City Menang 3-1Guardiola menegaskan, perjalanan masih panjang dengan 28 laga tersisa. “Masih banyak hal yang bisa terjadi, tapi penting bagi kami untuk tetap dekat dan merasakan bahwa tim ini semakin baik,” katanya.Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Manchester City atas Bournemouth dengan dua gol tambahan yang membuat koleksinya musim ini mencapai 13 gol dari 10 laga.Namun, Guardiola juga menyoroti fakta bahwa pencetak gol terbanyak kedua City baru menyumbang satu gol.AFP/OLI SCARFF Pep Guardiola kala memimpin anak asuhnya dalam duel leg pertama playoff Liga Champions 2024-2025 antara Man City vs Real Madrid di Stadion Etihad, 11 Februari 2025. (Photo by Oli SCARFF / AFP)Meski begitu, sang pelatih menilai ketajaman Haaland sudah selevel dengan dua ikon sepak bola dunia.“Kamu lihat angka-angkanya? Dia berada di level itu,” ujar Guardiola.“Perbedaannya, Messi dan Ronaldo melakukannya selama 15 tahun, tapi levelnya sama.”Baca juga: Klasemen Liga Inggris Terkini: Man City Jaga Tekanan ke ArsenalGuardiola menggambarkan naluri Haaland di depan gawang sebagai sesuatu yang luar biasa.“Gol pertamanya, cara dia menembak bola, seperti berkata ‘saya akan mencetak gol’. Dia punya rasa lapar yang luar biasa,” lanjutnya.Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti sikap profesional sang striker. “Saya terkadang keras padanya, tapi dia sangat terbuka dan mudah diarahkan. Dia hidup untuk mencetak gol,” ujarnya.Guardiola menegaskan bahwa keberadaan Haaland menjadi faktor kunci dalam performa tim musim ini, terutama di tengah tekanan persaingan ketat dengan Arsenal.“Tanpa dia, situasinya pasti sulit,” katanya.“Namun kami beruntung karena pemain seperti Omar Marmoush sudah kembali fit, begitu juga yang lain.”Ujian besar bagi Man City akan datang dalam dua laga berikut di Premier League: Menjamu Liverpool di Stadion Etihad pada Minggu yang diikuti oleh lawatan ke markas Newcastle United pada Sabtu .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-16 14:00