Respons Maxim soal Kabar Merger GoTo-Grab

2026-02-04 13:12:57
Respons Maxim soal Kabar Merger GoTo-Grab
JAKARTA, - Maxim Indonesia angkat bicara terkait wacana merger atau penggabungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan PT Grab Teknologi Indonesia (Grab). Penggabungan dua pemain besar yang bergerak di bisnis ride-hailing ini dikhawatirkan menimbulkan praktik monopoli. "Kalau dari Maxim, yang kami takutkan nanti akan ada monopoli dan lain-lain. Tapi saya yakin dari sisi pemerintah bakal memberikan solusi sebaik-baiknya terkait itu," ujar Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah di kantornya, Jakarta, Kamis . Ia menuturkan, hingga saat ini Maxim sebagai bagian dari industrri ride-hailing, belum menerima pemberitahuan apa pun mengenai kelanjutan wacana merger itu. Maxim masih menunggu kejelasan terkait rencana tersebut. "Bagaimana kelanjutannya, apakah benar terjadi atau enggak, ya kita lihat nanti saja," ucap dia.Baca juga: Dari 2,5 Juta Pengemudi, Baru 351.000 Ojol Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Menurut Dirhamsyah, Maxim baru akan mengambil langkah jika memang merger GoTo dan Grab terealisasi dan menimbulkan monopoli. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan pemerintah maupun instansi terkait, seperti satunya Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), jika dampak merger benar terjadi. "Tapi tetap, selagi belum ada kepastian yang sudah bisa dibilang 100 persen, ya kita masih belum bakal bertindak," kata Dirhamsyah.Baca juga: Soroti Perpres Ojol, Maxim Dorong Pengemudi Diakui sebagai Pelaku UMKM Sebelumnya, kabar rencana penggabungan GoTo dan Grab dibenarkan pihak pemerintah. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut aksi korporasi ini nantinya akan melibatkan Danantara Indonesia. Tujuannya, untuk memastikan kelangsungan operasi kedua perusahaan. Menurutnya, bentuk konkret dari penggabungan itu, apakah dalam skema merger atau akuisisi, masih dalam tahap pembahasan. Ia hanya memastikan bahwa keduanya akan digabung. "Kira-kira begitu (Danantara terlibat). Rencananya begitu (Grab dibeli Goto)," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat . Ia menuturkan, tidak ada batas waktu (deadline) yang spesifik dalam rencana ini, meski begitu pemerintah akan bekerja secepatnya untuk menyelesaikan pembahasan tersebut. "Nggak ada (deadline). Secepatnya kita kalau kerja kan secepatnya ya," kata Prasetyo. Baca juga: Isu Merger dengan Grab Menguat, GOTO Beri Klarifikasi


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 11:03