Cerita Para Pejuang Rupiah yang Pernah Terjebak Antrean Horor di Halte CSW

2026-01-14 05:45:50
Cerita Para Pejuang Rupiah yang Pernah Terjebak Antrean Horor di Halte CSW
Antrean panjang di Halte CSW, Jakarta Selatan, menjadi kisah yang banyak dialami para pejuang rupiah di Jakarta. Menunggu berjam-jam menjadi harga yang harus dibayar saat situasi 'apes' itu terjadi.Halte CSW menghubungkan TransJakarta dan MRT Jakarta melalui jembatan penyeberangan yang terintegrasi. Halte ini merupakan titik transit untuk beberapa rute TransJakarta, termasuk Koridor 13 (Ciledug-Tegal Mampang) dan Koridor 1 (Blok M-Kota).Saat hujan deras mengguyur Jakarta, antrean panjang kerap terjadi di halte ini. Pun antrean horor bisa terjadi akibat proyek galian Jembatan Plawad 2 di Ciledug yang membuat jam operasional TransJakarta koridor 13 mengalami keterlambatan.Jodi (42), salah satu warga Jakarta berbagi pengalaman saat mengalami antrean horor di Halte CSW. Tak tanggung-tanggung, ia mengaku pernah mengantre selama empat jam."(Antre) paling lama pernah jam 20.00 sampe jam 00.00 (baru) sampai Puri Beta. Jam 12 malem. Saat pembangunan awal tuh kan dia Puri Beta yang kedua, dia nurunin beko kan ya. Dari jam 20.00 start saya transit di sini (CSW), jam 00.00 saya turun di Puri Beta," ujar Jodi ditemui di lokasi, Rabu .Saking geramnya, Jodi mengaku pernah beberpa kali melayangkan aduan ke Kementerian Pekerja Umum terkait pembangunan Jembatan Plawada 2 yang berimbas kepada antrean panjang di Halte CSW. Namun, aduan itu diakui Jodi tidak pernah direspons."Ya pastinya kalau di Instagram, mau kita complaint mau di-tag ke PUPR, nggak ada feedback juga. Mau gimana?" ungkap Jodi.Kisah serupa dialami Astrid (41). Dia mengaku pernah terjebak antrean di Halte CSW selama tiga jam."Wah dari keluar dari MRT (ASEAN) aja udah mengular. Itu udah 2 jam sampe 3 jam lah. Iya (terjebak di sini) macet," jelasnya. Astrid mengenang pengalaman apesnya itu saat ia baru pulang kerja seharian. Lelah, kesal, disebutnya telah menjadi satu. Terlebih saat itu kondisi di Jakarta sedang hujan dan banjir."Ya capek sih ya, lelah ya, apalagi kalau pulang kerja ya. Pokonya kaya kemaren tuh pas ujan deres kita bener-bener kaya ditahan dulu di bawah. Pernah sampe rumah sih jam 12 malem. (Keluar kantor) jam 5. Waktu itu lama banget sih sempet hujan juga sih banjir. Jadi itu Transjakarta-nya nggak bisa sampe sini, jadi kita nunggu," ujarnya.Astrid berharap ada perbaikan dari pihak Transjakarta. Ia menginginkan solusi agar tidak terjadi penumpukan di Halte CSW."Ya kayanya lebih ada prosedurnya lebih ditingkatin lagi sih. Biar gimana caranya biar kita nggak numpuk di sini. Entah armadanya ditambah atau gimana," imbuhnya.Warga lainnya juga datang dengan keluhan serupa. Luki, pemuda 29 tahun yang sehari-hari setia menggunakan armada TransJakarta untuk beraktivitas, mengaku stres saat terjebak antrean mengular di Halte CSW."Yah stres ya, tapi kaya mau gimana lagi. Kadang dulu aku kalau udah kaya saking padetnya, aku prefer keluar lagi. Jadi aku kaya makan dulu, atau ke mana dulu. Nanti kalau udah balik agak redaan baru pulang," katanya.Luki menyebut pernah mengantre hingga 1 jam lamanya. Namun, ia punya pilihan rute lain agar tidak terjebak di Halte CSW. "Sejam kali ya. Tapi karena udah tau ini hujan nih. Ini pasti CSW udah kacau banget kan. Aku biasanya dari kantor, aku jalan ya kaya 1 kilo gitu. Aku naik dari Tirtayasa jadi ngga se-crowded di sini. Karena gila sih di sini. Antreannya bisa 3 (lantai). Antrenya dari tap-tap an mau masuk situ dan tiap lantai tuh antri," terangnya.Luki bahkan mengatakan dirinya pernah meminta diturunkan di tengah jalan oleh pengemudi Transjakarta. Ia menyebut lebih memilih cara ini agar terhindar dari macet."Dulu kan ada case yang kita kaya 'pak kita turun di sini aja deh' karena saking macetnya. Kadang beberapa ada driver yang bolehin kita turun di jalan, kita lebih prefer jalan kaki dibanding nunggu macet yang nggak tau kelarnya kapan itu," tambahnya.Jodi, Astrid, dan Luki adalah sebagian contoh kecil dari keluhan para pejuang rupiah di Jakarta yang pernah terjebak antrean horor di Halte CSW. Mereka, seperti masyarakat lainnya, tentu mengharapkan adanya respons dan perbaikan yang dilakukan pemangku kebijakan dalam mengatasi persoalan di Halte CSW ini.Lihat juga Video: Penyebab Penumpang Antre 3 Jam di Halte CSW TransJ Semalam[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 03:56