SKK Migas Gandeng KPK Perkuat Integritas di Industri Hulu Migas

2026-02-02 02:50:00
SKK Migas Gandeng KPK Perkuat Integritas di Industri Hulu Migas
JAKARTA, – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat tata kelola dan budaya integritas di sektor hulu migas.Langkah ini diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kepemimpinan Berintegritas dalam Pencegahan Korupsi di SKK Migas” yang digelar di kantor SKK Migas, beberapa waktu lalu. Acara ini dihadiri jajaran manajemen inti SKK Migas, termasuk para deputi dan kepala divisi, serta Plt. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin.Baca juga: Genjot Produksi Migas Nasional, SKK Migas Target 11 Proyek Rampung di 2025Pengawas Internal SKK Migas, Ibnu Suhaendra, menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam menanamkan nilai kejujuran dan etika di lingkungan kerja. “Pemimpin berintegritas harus memberi contoh, menumbuhkan semangat, dan menggerakkan bawahan untuk menjunjung nilai kejujuran,” ujarnya, melalui keterangan pers, Rabu .Menurut Ibnu, FGD ini menjadi kelanjutan kolaborasi antara SKK Migas dan KPK untuk membangun sistem pencegahan korupsi yang adaptif terhadap dinamika industri hulu migas. “Integritas bukan sekadar slogan, tetapi proses pembelajaran agar budaya antikorupsi tumbuh secara alami di semua level,” katanya. Baca juga: SKK Migas Siapkan Grand Design Pengamanan Hulu Migas NasionalPlt. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menilai industri hulu migas termasuk sektor dengan risiko tinggi, sehingga perlu penguatan tata kelola berbasis risiko. “Sektor ini berisiko tinggi, karena itu perlu reviu proses bisnis dan penguatan sistem pengawasan yang tegas,” ujarnya.KPK juga mendorong agar upaya pencegahan korupsi tidak hanya terbatas pada internal SKK Migas, tetapi mencakup seluruh ekosistem industri. Edukasi antikorupsi dan penerapan ISO 37001:2016 diharapkan meluas hingga ke Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan vendor.Dorongan ini erat kaitannya dengan kepatuhan terhadap regulasi global seperti Foreign Corrupt Practices Act (FCPA), yakni undang-undang di Amerika Serikat yang melarang penyuapan terhadap pejabat asing. Baca juga: SKK Migas Alihkan Gas West Natuna ke PGN untuk Amankan Industri Domestik


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-02 01:40