Kebakaran Panti Wreda Damai di Manado Telan Korban, 16 Lansia Meninggal Dunia

2026-01-15 12:49:56
Kebakaran Panti Wreda Damai di Manado Telan Korban, 16 Lansia Meninggal Dunia
- Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) masih melakukan proses identifikasi terhadap 16 korban meninggal dunia akibat kebakaran Panti Wreda Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado.Proses identifikasi ini menjadi tahapan penting sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan, mengatakan bahwa seluruh korban meninggal saat ini berada di RS Bhayangkara Manado untuk keperluan identifikasi lanjutan.Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Kunjungi Manado, Tegaskan Komitmen Moderasi Beragama Jelang Natal"Saat ini tim sedang melakukan proses identifikasi seluruh korban meninggal dunia di RS Bhayangkara Polda Sulut hingga diketahui identitas lengkap dan dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga," kata Alamsyah di Manado, Senin dikutip dari Antara.Ia juga mengimbau keluarga korban agar segera menghubungi Posko DVI Ante Mortem yang telah dibuka di RS Bhayangkara Manado guna membantu kelancaran proses identifikasi.Proses identifikasi korban kebakaran Panti Wreda Damai dilakukan secara terpadu oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidokkes Polda Sulut bersama Tim Polresta Manado.Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem yang diberikan keluarga dengan data post mortem korban.Baca juga: Menag Hadiri Perayaan Natal di Katedral Manado, Sampaikan Pesan Solidaritas dan EmpatiLangkah ini dinilai penting mengingat sebagian korban merupakan lanjut usia yang berada di panti wreda, sehingga diperlukan ketelitian untuk memastikan identitas masing-masing korban.Polisi juga memastikan proses ini dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku.Menurut Alamsyah, kebakaran Panti Wreda Damai terjadi pada Minggu sekitar pukul 20.36 Wita. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan panti yang dihuni para lansia.Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam untuk menjinakkan api.Baca juga: Gibran Blusukan di Manado, Cek Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun BaruSebanyak tiga unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Manado berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.30 Wita.Dalam perkembangan lain, Damkar Manado juga menyebutkan total enam unit mobil pemadam dikerahkan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyebar ke area sekitar.Mendapat laporan adanya kebakaran, aparat kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.Personel Polsek Tikala bersama Satuan Samapta Polresta Manado segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-15 11:48